Perangi Hoaks, WhatsApp Batasi Pesan yang Diteruskan dan Bangun Literasi Digital

WhatsApp harus banting tulang untuk menghalau hoaks yang mudah berceceran di platform tersebut.

Perangi Hoaks, WhatsApp Batasi Pesan yang Diteruskan dan Bangun Literasi Digital
Daily Express
Whatsapp 

SERAMBINEWS.COM - WhatsApp harus banting tulang untuk menghalau hoaks yang mudah berceceran di platform tersebut.

Perusahaan pesan instan ini belakangan mulai melabeli pesan terusan (forwarded), juga tautan yang dicurigai sebagai spam.

Tak cukup sampai disitu, dalam sebuah uji fitur terbaru, WhatsApp juga membatasi pesan yang diteruskan.

Apabila nanti telah diterapkan sepenuhnya, para pengguna WhatsApp di ranah global hanya akan bisa meneruskan pesan ke maksimal 20 kontak saja dalam satu waktu.

Baca: Tak Pernah Diekspos, Nikita Mirzani Ungkap Siapa Suami Pertamanya, Ternyata Anak Anggota DPR

Baca: Lawan Strategi Perang Dagang AS, Enam Aksi Balasan Ini Bisa Digunakan China, Apa Saja?

Sebelumnya, batasan jumlah kontak yang bisa menerima pesan terusan adalah 250.

Batasan baru dengan angka jauh lebih kecil pun diharapkan bisa menekan peredaran pesan berantai yang berpotensi sebagai hoaks.

Ada perlakuan khusus untuk India.

Para pengguna WhatsApp di negeri ini -yang jumlahnya mencapai 200 juta- hanya akan bisa meneruskan pesan ke lima kontak dalam satu waktu.

"Kami juga bakal menghapus tombol shortcut untuk meneruskan pesan, yang biasanya ada di samping konten media," sebut WhatsApp dalam sebuah posting blog terkait.

Baca: Suami Inneke Koesherawati Tersandung Kasus Suap Kalapas, Aset Keluarga Sempat Jadi Sorotan

Baca: Saksikan Live Streaming Final Singapura Open 2018, Tanding Mulai Pukul 12.00 WIB

Penghapusan shortcut itu berlaku untuk aplikasi WhatsApp di India saja.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved