Dari 46 Anggota Tuha Lapan Wali Nanggroe, Hanya 40 yang Dikukuhkan, Berikut Jawaban Katibul Wali

Majelis Tuha Lapan dan Majelis Fatwa merupakan majelis tinggi yang dipilih oleh Tuha Peuet Lembaga Wali Nanggroe.

Dari 46 Anggota Tuha Lapan Wali Nanggroe, Hanya 40 yang Dikukuhkan, Berikut Jawaban Katibul Wali
ist
Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al-Haythar, mengukuhkan Majelis Tuha Lapan dan Majelis Fatwa Lembaga Wali Nanggroe Aceh periode 2018-2023 di Kompleks Lembaga Wali Nanggroe Aceh, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (23/7/2018). 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al-Haythar baru saja mengukuhkan Majelis Tuha Lapan dan Majelis Fatwa Lembaga Wali Nanggroe Aceh periode 2018-2023 di Kompleks Lembaga Wali Nanggroe Aceh, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (23/7/2018).

Majelis Tuha Lapan dan Majelis Fatwa merupakan majelis tinggi yang dipilih oleh Tuha Peuet Lembaga Wali Nanggroe.

Baca: Wali Nanggroe Kukuhkan Majelis Tuha Lapan dan Majelis Fatwa, Beranggotakan Mukim dan Alim Ulama

Untuk diketahui, anggota Majelis Tuha Lapan seyogyanya berjumlah 46 orang, yang mana 23 kabupaten/kota di Aceh masing-masing mengirim 2 imum mukim perwakilannya.

Namun anggota Majelis Tuha Lapan yang dikukuhkan pada Senin (23/7/2018) di Kompleks Wali Nanggroe hanya berjumlah 40 orang. Lastas kemana 6 orang lagi?

Untuk menjawab hal itu, Serambinews.com pun mewawancarai Katibul Wali, Drs Syaiba Ibrahim seusai acara pengukuhan tersebut.

Baca: Dubes AS Tanya Soal Peristiwa Hukum di Aceh, Kata Wali Nanggroe Hormati Proses Hukum

Menurut Syaiba, keenam imum mukim tersebut tak dikukuhkan menjadi tuha lapan karena belum memenuhi syarat.

"Enam lagi tidak memenuhi syarat. Jadi kami kukuhkan dulu 40 orang, enamnya lagi menyusul," kata Syaiba.

Berdasarkan amatan Serambinews.com, enam anggota Tuha Lapan yang tidak dikukuhkan atau tidak tercantum dalam daftar Majelis Tuha Lapan yaitu 2 dari Nagan Raya, 1 dari Pidie, 1 dari Aceh Tenggara, 1 dari Aceh Barat Daya, dan 1 dari Simeulue. (*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help