2022 Pidie Tuan Rumah PORA

Kabupaten Pidie kembali tampil sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV tahun 2022

2022 Pidie Tuan Rumah PORA
SEKUM KONI Aceh, M Nasir disaksikan Ketua Panitia, Bachtiar Hasan menghitung suara dalam pemilihan tuan rumah PORA 2022 di Hotel Grand Aceh, Senin (23/7) dini hari. 

BANDA ACEH - Kabupaten Pidie kembali tampil sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV tahun 2022. Kepastian itu diperoleh setelah sukses menjadi peraih suara terbanyak pada bidding PORA di Hotel Grand Aceh, Senin (23/7) dini hari.

Kegiataan itu bersamaan dengan rapat anggota KONI Aceh 2018 selama dua hari, sejak 21 hingga 22 Juli. Rapat tersebut dihadiri oleh utusan 23 kabupaten/kota, dan 53 Pengurus Propinsi (Pengprov) cabang olahraga. Dari total 76 pemilik hak suara, Pidie berhasil mengumpulkan dukungan terbanyak yaitu 25 suara.

Kabupaten Nagan Raya menjadi pesaing berat yang berhasil memperoleh 22 suara, disusul Aceh Jaya-Aceh Barat dengan perolehan 20 suara. Sementara Kota Lhokseumawe empat suara, dan Kota Langsa tiga suara. Sementara dan tiga suara dinyatakan rusak. Proses pemungutan suara yang berlangsung hingga pukul 12.30 WIB.

Dari Pidie turut hadir langsung Bupati Roni Ahmad atau akrab disapa Abusyik, Wakil Bupati Fadhlullah TM Daud, Kepala Bappeda, M Adam ST MT, dan Ketua Umum KONI Samsul Bahri beserta para pengurus. Sementara dari KONI Aceh turut menyaksikan langsung, Ketua Umum H Muzakir Manaf, Ketua Harian H Kamaruddin Abu Bakar, Sekretaris Umum M Nasir, MPA, para wakil ketua, serta sejumlah pengurus KONI lainnya.

Usai pemungutan suara, Abusyik menyampaikan rasa terimakasinya kepada seluruh pengurus KONI kabupaten/kota dan Pengprov cabang olahraga yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Pidie sebagai penyelenggara PORA XIV tahun 2022.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Pidie juga memohon dukungan dari pemerintah kabupaten/kota yang lain, mudah-mudahan Pidie yang telah terpilih menjadi tuan rumah dapat melaksanakan amanah ini tanpa ada rintangan,” kata Abusyik.

Abusyik menambahkan, pihaknya akan segera melaksanakan kerja-kerja persiapan untuk pelaksanaan PORA XIV tahun 2022 dari sekarang. “Kepanitiaan akan dibentuk sesegera mungkin,” tegasnya.

Terpilihnya Pidie dalam bidding PORA kali ini membuat mereka menjadi penyelenggara untuk kedua kalinya. Sebelumnya, pada tahun 2002, Pidie juga diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda). Sebelum bernama PORA, even empat tahunan ini dikenal dengan Porda, dan berganti ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Sementara Ketua Umum KONI Aceh, H Muzakir Manaf menyampaikan selamat kepada Kabupaten Pidie yang terpilih menjadi pelaksana event empat tahunan tersebut. “Bagi yang menang jangan bertepuk dada, dan bagi yang kalah bisa bersabar, mungkin pada bidding selanjutnya akan mendapat kesempatan. Alhamdulillah bidding ini berjalan sukses tanpa ada halangan, dan dengan transparan,” kata Mualem–sapaan akrab Muzakir Manaf--.

Selain pemilihan tuan rumah PORA, rapat anggota KONI Aceh 2018 juga membahas beberapa agenda lainnya. “Pertama laporan kesiapan dan persiapan PORA Aceh Besar tahun 2018, laporan pertanggungjawab KONI Aceh tahun 2017, evaluasi kegiatan, serta pembentukan tim penjaringan dan mekanisme pemilihan Ketua Umum KONI Aceh tahun 2018-2022,” jelas Sekretaris Umum, M Nasir, MPA.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved