CPNS 2018

CPNS 2018 - 2 Langkah Registrasi Akun SSCN bagi Pelamar: Hanya di sscn.bkn.go.id

Ini langkah pertama pelamar sebelum mendaftar CPNS sesuai formasi yang akan diumumkan akhir Juli atau awal Agustus 2018.

CPNS 2018 - 2 Langkah Registrasi Akun SSCN bagi Pelamar: Hanya di sscn.bkn.go.id
Serambinews.com
Ilustrasi lowongan CPNS 

Bagi Anda yang serius mempersiapkan diri mendaftar CPNS 2018 mendatang, sebaiknya mengikuti atau follow akun resmi Kemenpan RB.

Supaya informasi pengumuman pendaftaran CPNS 2018 tidak dilewatkan.

Sambil menunggu pengumuman pendaftaran, sebaiknya calon pelamar mempersiapkan sejumlah dokumen yang diperlukan.

Tribun-timur.com melansir dari laman resmi Kementerian PAN-RB, pada 22 Mei 2018 lalu, disebutkan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memfokuskan formasi CPNS tahun ini untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialis.

Hal itu dilakukan demi mendukung pembangunan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan.

Baca: Sekelompok Massa Gelar Aksi di Depan Masjid Raya Baiturrahman, Dukung KPK Berantas Korupsi di Aceh

Ini 5 Website dan Akun Resmi BKN

Menurut Kepala Biro (Karo) BKN Mohammad Ridwan, informasi resmi penerimaan CPNS hanya berasal dari laman atau kanal informasi Kemenpan-RB dan BKN.

Untuk BKN te lah disediakan berbagai kanal informasi yaitu:

1. Website

www.bkn.go.id

2. Twitter

twitter.com/BKNgoid

Tribun-timur.com melansir perkembangan terbaru informasi CPNS 2018 dari Twitter BKN Minggu (24/6/2018) sebagai berikut:

Baca: Pernah Hidup di Amerika Selatan, Suku Aztec Punah Jutaan Tahun Lalu Sebab Alasan Ini

3. Facebook

facebook.com/BKNgoid

Berikut informasi terbaru mengenai seleksi CPNS 2018 dilansir Tribun-timur.com dari Facebook BKN, jangan lupa LIKE untuk mendapatkan informasi terkini:

4. Instagram

instagram.com/BKNgoidOfficial

Baca: Adnan Ganto Kupas Krisis Ekonomi Global Hingga Perang Dagang Amerika Serikat-Cina

5. Youtube

youtube.com/c/BKNgoidOfficial

Agar tidak salah, pastikan informasi yang Anda peroleh mengenai pendaftaran CPNS 2018 dari dua sumber; Kemenpan RB dan BKN.

3 Masalah Besar Penerimaan CPNS 2017 Lalu

BKN juga merilis tiga masalah besar saat seleksi CPNS 2017.

Siaran Pers ini, BKN selaku koordinator pelaksana seleksi nasional memaparkan beberapa kendala yang dihadapi pelamar CPNS TA 2017 dan antisipasi agar permasalahan serupa tidak terjadi.

Kendala-kendala tersebut merupakan rekapitulasi Tim Helpdesk CPNS 2017 yang disediakan BKN selama perhelatan CPNS tahun lalu berlangsung.

Beberapa permasalahan tersebut di antaranya yakni:

1) Nomor Indentitas Kependudukan (NIK)/Kartu Keluarga (KK) tidak ditemukan.

Mengantisipasi masalah ini, pelamar harus memastikan NIK dan KK yang akan digunakan pada saat pendaftaran online lewat https://sscn.bkn.go.id terdaftar dan update dalam database Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil di pusat;

Baca: William Maillis, Anak yang Masih Berusia 11 Tahun Tapi Sudah Dapat Gelar Sarjana

2) Salah memasukkan data.

Dari rekapitulasi pengaduan yang diterima Tim Helpdesk BKN, permasalahan ini disebabkan karena pelamar tidak mencermati dengan teliti fitur-fitur yang terdapat portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) dan tata cara pengisian kolom di dalamnya sehingga mengisi data yang tidak sesuai dengan apa yang diminta.

Selain itu, kebanyakan pelamar terburu-buru melakukan pendaftaran, sebelum memastikan kembali kebenaran data yang diinput, padahal kesalahan input data tidak bisa diperbaiki;

3) Salah menginput dokumen pendaftaran.

Hal ini juga menjadi permasalahan yang banyak dialami pelamar.

Cenderung tidak mencermati syarat/kualifikasi dan dokumen yang  diminta menjadi awal terjadinya kesalahan input dokumen persyaratan.

Mengantisipasi itu, Pelamar diminta memahami betul kualifikasi, syarat dan alur/mekanisme

pendaftaran.

Baca: Gara-gara Rumor Palsu Tersebar di WhatsApp, Seorang Wanita Tewas Dimutilasi

BKN juga merilis video panduan:

Penerimaan CPNS 2018 adalah gelombang ketiga setelah tahun lalu.

Tahun ini penerimaan khusus untuk daerah atau kabupaten/kota.

Berapa total formasi yang dibutuhkan, BKN dan Kemenpan RB belum mengumumkan. Namun Menpan Asman Abrar menyampaikan penerimaan CPNS khusus formasi guru akan menyedot kuota terbesar.

 Bagi pelamar, seharusnya seluruh dokumen yang dibutuhkan sudah siap.

Pendaftaran CPNS 2018 gelombang ketiga ini lebih banyak untuk formasi daerah. Formasi paling banyak adalah tenaga pendidik.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan pemerintah akan merekrut tenaga pendidik sebanyak 100 ribu orang pada penerimaan CPNS 2018.

Baca: Meski Ilegal, Para Pengemis Dubai Bisa Dapat Rp1 Miliar Sebulan dengan Cara Ini

Keputusan itu untuk mengganti banyaknya guru yang pensiun hingga tahun ini.

Kondisi itu sama dengan ASN lain yang akan pensiun mencapai angka 200 ribu orang.

Selain guru, pemerintah juga membutuhkan banyak tenaga kesehatan.

Berbeda dari penerimaan CPNS sebelumnya, tahun ini prosesnya dilakukam secara terintregasi di pemerintah pusat.

BKN sebagai perwakilan pemerintah yang mengelola proses tersebut.

Nantinya juga hanya ada satu portal internet sebagai tempat pendaftaran CPNS 2018.

Ada sekitar 100.000 formasi bagi tenaga pendidik pada penerimaan CPNS 2018, formasi bagi CPNS pusat dan daerah dan pelaksanaan seluruhnya akan dilakukan oleh BKN secara terintegrasi, portal pendaftaran nasional dan seleksi by CAT BKN.

Begitu isi twit akun Twitter @BKNgoid pada 11 Juli 2018 lalu.

Pada tanggal yang sama, BKN juga menjadwalkan dimulainya penerimaan CPNS 2018 pada akhir Juli 2018.

Berbekal informasi tersebut, calon peserta sebaiknya memperhatikan kembali persiapan terutama NIK dan syarat-syarat lainnya.

Jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 diungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur.

Namun menurutnya, waktu penerimaan seleksi CPNS 2018 masih fleksibel, berkaitan dengan penyusunan formasi.

Baca: Ternyata Pajak Sudah Ada Sejak Zaman Firaun, Begini Sejarahnya dari Masa ke Masa

Akan tetapi jadwal penerimaan CPNS 2018 ini masih menunggu rumusan jumlah keseluruhan formasi pasti yang dibutuhkan.

“Rencananya akhir Juli ini, tapi itu kan fleksibel saja ya karena merumuskan formasi itu kan nggak gampang,” ujar Asman, Rabu (11/7/ 2018) di gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang.

Sementara itu kabar terbaru dari akun resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengingatkan para calon pelamar situs resmi pendaftaran CPNS 2018.

"Hanya ada satu portal dalam penerimaan CPNS 2018 #SobatBKN yaitu SSCN dan terjamin transparansinya," tweet BKN.

Seperti diketahui, saat ini situs  https://sscn.bkn.go.id/ masih dalam tahap perbaikan, jelang penerimaan CPNS 2018.

Dalam seleksi CPNS tahun ini, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) terdiri dari tujuh tim, untuk mendapatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas.

BKN juga menjelaskan, pihaknya akan menyediakan Helpdesk untuk menjawab pertanyaan calon pendaftar, saat penerimaan CPNS 2018.

"Mekanisme Pendaftaran peserta CPNS 2018 lebih mudah dan terintegrasi nih #SobatBKN," tambah BKN.

Baca: Peneror ‘Bom’ Lampriek Diciduk

Formasi Prioritas Tenaga Pendidikan dan Kesehatan

Asman menjelaskan, prioritas formasi CPNS 2018 untuk tenaga pendidik atau guru dan kesehatan.

Menurutnya, seleksi CPNS 2018 akan dilakukan secara terbuka.

“Ada 220 ribu ASN yang pensiun, oleh sebab itu dalam waktu dekat ini akan diumumkan formasinya untuk menempati posisi di pemerintah daerah dan kementerian atau lembaga. Seleksi akan dilakukan oleh BKN,” jelasnya.

Pihaknya memakai sistem minus growth sehingga jumlah yang diterima bakal kurang dari 220 ribu orang.

Khusus tahun ini, bakal ada formasi khusus untuk posisi guru dan kesehatan.

“Formasi guru dan tenaga kesehatan ini di luar dari teknis yang telah ditetapkan tadi. Khusus guru honorer bakal ada teknis khusus yang harus dilakukan. Guru honorer kan sekarang tak bisa lagi tanpa tes. Jadi, bagi yang memenuhi syarat K2 silakan ikut tes. Rekrutmen dilakukan secara terbuka,” ujarnya.

Formasi untuk guru yang diperlukan tahun ini sekitar 100.000 orang.

Ini untuk menutupi kekurangan tenaga pendidik di seluruh kabupaten, kota dan provinsi yang berjumlah sekitar 700.000 orang.

“Kekurangannya sekitar 700an ribu menurut data dari Kementerian Pendidikan. Tapi tahun ini kami buka formasi sekitar 100.000, dicicil dulu. Untuk formasi tenaga kesehatan belum bisa diumumkan karena masih menunggu data dari Kementerian Kesehatan. Demikian juga untuk tenaga diaspora karena masih menunggu data dari Kementerian Luar Negeri,” tegasnya.

Baca: Rp 1,3 M Uang Negara ‘Ditilep’ Pejabat

Dokumen disiapkan SMA/SMK dan Profesional

Kementerian PAN-RB kini tengah menyusun formasi yang sesuai untuk CPNS 2018. Pengumuman resmi pembukaan pendaftaran cuma disampaikan lewat website resmi Kemenpan RI.

Adapun Dokumen yang Harus Dipersiapkan untuk S1 atau tenaga profesional antara lain:

1. Fotokopi KTP

2. Fotokopi Ijazah dan Transkip Nilai yang telah dilegalisir

3. Surat keterangan akreditasi dari BAN PT.

4. Pas foto terbaru ukuran 4×6 cm sebanyak 4 lembar – latar belakang merah.

Dokumen tambahan bagi lulusan D III dan SMA/sederajat antara lain:

1. Materai Rp 6.000

2. Fotokopi KTP

3. Fotokopi ijazah/STTB

4. Fotokopi ijazah SD

5. Fotokopi ijazah SLTP

6. Fotokopi ijazah SLTA.

Jangan lupa yang tak kalah pentingnya, Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga sudah terdaftar di Disdukcapil.

Langkah penting yang harus Anda lakukan saat ini adalah memastikan NIK dan Kartu Keluarga Anda sudah terdaftar di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil daerah Anda.

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul sscn.bkn.go.id Website Resmi Daftar CPNS 2018 - 2 Langkah Registrasi Akun SSCN Wajib Bagi Pelamar

Editor: Amirullah
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved