Luar Negeri

Lamarannya Ditolak Wanita Cantik, Seorang Pria Ditangkap Karena Bikin Laporan Bom Hoax

aksi itu dilakukan Shahiwala setelah si wanita, Fatima Fawzi, menolak lamaran untuk menikah.

Lamarannya Ditolak Wanita Cantik, Seorang Pria Ditangkap Karena Bikin Laporan Bom Hoax
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi bom(Shutterstock) 

SERAMBINEWS.COM, MUMBAI - Seorang pria dilaporkan ditangkap Minggu (22/7/2018) karena membuat bandara di Mumbai, India, kalang kabut.

Pria bernama Qutubudin Hatimbhai Shahiwala melapor kepada Bandara Chhatrapati Shivaji bahwa ada perempuan membawa bom di tasnya.

Dilaporkan Newsweek Selasa (24/7/2018), aksi itu dilakukan Shahiwala setelah si wanita, Fatima Fawzi, menolak lamaran untuk menikah.

Baca: Alasan Mengapa Calon Jemaah Haji Diimbau Tidak ‘Selfie’ Dengan Unta

Baca: Data Rudal Hipersonik Rusia Diduga Dibocorkan Ilmuwan, Seberapa Canggih Senjata Itu?

Awalnya, keduanya berkenalan melalui situs pencarian jodoh pada Mei lalu, dan intens bercakap-cakap melalui WhatsApp.

Saat berkenalan, Shahiwala menulis dalam biodata di situs pencarian jodoh tersebut bahwa dia merupakan pengusaha yang sukses.

Fatima yang berasal dari Yaman kemudian memutuskan terbang ke Mumbai bersama ayahnya untuk bertemu Shahiwala secara langsung.

Baca: Penampakan Menara Saidah Milik Suami Inneke Koesherawati, Gedung Megah yang Kini Kosong

Baca: Cut Hawwa Genap Berusia 2 Tahun, Shireen Sungkar Unggah Video Perkembangan Buah Hati dan Tulis Doa

Namun, saat bertemu, Fatima mendapati bahwa Shahiwala hanya bekerja sebagai karyawan toko, dan tinggal di rumah kontrakan.

Karena fakta dan biodata yang ditulis ternyata tidak sesuai, perempuan 26 tahun itu menolak lamaran Shahiwala.

Dia kemudian membalas dendam dengan menelepon pihak bandara pukul 01.00 waktu setempat Sabtu (21/7/2018), dan berkata Fatima membawa bom di tasnya.

Baca: KPU Sudah Keluarkan SK Pengangkatan Anggota KIP Abdya, Jadwal Pelantikan belum Jelas

Baca: Bom Bunuh Diri Meledak di Sebuah TPS saat Pemilu di Pakistan, 30 Orang Tewas

Otoritas keamanan bandara kemudian bergerak cepat dengan menggeledah tas Fatima dan ayahnya ketika mereka tiba pukul 05.00.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved