Paspor dan Koper CJH Diberi Tanda

Pada musim haji tahun ini, paspor dan koper calon jamaah haji (CJH) seluruh Indonesia, termasuk Aceh

Paspor dan Koper CJH Diberi Tanda
DAUD PAKEH, Kakanwil Kemenag Aceh

BANDA ACEH - Pada musim haji tahun ini, paspor dan koper calon jamaah haji (CJH) seluruh Indonesia, termasuk Aceh akan diberi tanda warna dan setiap rombongan dalam satu kelompok terbang (kloter) akan menggunakan tanda warna yang berbeda. Pemberian tanda warna ini ditujukan untuk memudahkan identifikasi, baik bagi jamaah, ketua regu dan ketua rombongan, maupun petugas kloter dan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

“Tanda warna itu akan ditempel pada paspor dan tas koper setiap jamaah. Tanda warna di koper akan memudahkan dan mempercepat distribusi koper sesuai kelompok rombongan, lokasi sektor pemondokan, dan nomor hotel. Koper ini nanti sudah dilabeli sejak di kabupaten/kota masing-masing,” kata Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H M Daud Pakeh kepada Serambi, Selasa (24/7).

Daud Pakeh menyebutkan berbagai inovasi tersebut dilakukan untuk terus memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah. Warna paspor dan koper untuk masing-masing rombongan, yaitu rombongan 1 merah, rombongan 2 kuning, rombongan 3 biru, rombongan 4 coklat, rombongan 5 hijau, rombongan 6 putih, rombongan 7 orange, rombongan 8 ungu, rombongan 9 hitam, dan rombongan 10 merah muda.

“Satu kloter jamaah terbagi menjadi sembilan atau sepuluh rombongan. Masing-masing rombongan dipimpin oleh ketua rombongan atau karom. Setiap rombongan beranggotakan sekitar 40 orang yang terbagi dalam empat regu dan dipimpin ketua regu atau karu. Setiap rombongan nanti ada warna yang berbeda dengan rombongan lainnya,” ujarnya.

Selain pemberian tanda warna pada koper dan paspor, Kemenag juga meningkatkan layanan bagi CJH dengan melakukan sidik jari dan biometrik di tiap embarkasi, bukan di Arab Saudi lagi. Foto biometrik dan sidik jari di embarkasi adalah kebijakan pemerintah Arab Saudi dalam rangka percepatan proses di Bandara Saudi Arabia baik di Jeddah maupun Madinah.

Sementara itu, sehari sebelumnya atau Senin (23/7), Kakanwil Kemenag Aceh melantik 59 orang Pembantu Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPPIH) Embarkasi Aceh Tahun 1439 H/2018 M, di Aula Arafah Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh. Mereka terdiri atas berbagai unsur, antara lain dari Kesehatan, Ketua MPU Aceh, Ketua Mahkamah Syariah Aceh, dan Wali Kota Banda Aceh.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Aceh (BTJ) Tahun 1439 H/2018 M, Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Pengangkatan Pembantu Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Aceh (BTJ) Tahun 1439 H/2018 M yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Aceh, pada 17 Juli 2018.

Turut hadir pada acara pelantikan itu, Kabid PHU, Kabag TU, Biro Isra Sekda Aceh, Komisi VII DPRA, Perwakilan MPU Aceh, KKP Banda Aceh, Imigrasi Aceh dan GM Garuda Indonesia Cabang Banda Aceh. (una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved