Wakil Ketua PNA Tamiang Mundur

Wakil Ketua II DPW PNA Aceh Tamiang, Ardiansyah, mengundurkan diri dari kepengurusan partai

Wakil Ketua PNA Tamiang Mundur

* Bersama 8 Bacaleg dan 3 Pengurus Lainnya

KUALASIMPANG - Wakil Ketua II DPW PNA Aceh Tamiang, Ardiansyah, mengundurkan diri dari kepengurusan partai. Pengunduran diri tersebut juga diikuti delapan bakal calon legislatif (bacaleg), dua pengurus DPW dan satu pengurus di kecamatan.

Pengunduran diri Ardiansyah tersebut disampaikan dalam konferensi pers, Senin (23/7) di Tualang Cut, Manyak Payed. Ia turut didampingi Bacaleg dari PNA, yakni Drs M Nuh Nafi MPd dan Jamalul Insan SUd.

“Konferensi pers ini untuk menghindari isu-isu yang tidak benar dan fitnah, sehingga perlu saya ungkapan alasan pengunduran diri saya karena saya sebagai wakil ketua tidak mampu memperjuangkan aspirasi kader PNA binaan saya masuk dalam daftar caleg 2019 dari PNA,” ungkap Ardiansyah.

Menurutnya, untuk apa jabatan wakil ketua jika jabatan itu tidak bisa memperjuangkan aspirasi kader di bawahnya. “Karena itu saya tidak layak jadi pemimpin, sementara jabatan itu titipan, besok lusa di ambil Allah SWT,” ujarnya.

Ardiansyah mengaku terlibat langsung dan masuk dalam tim seleksi bacaleg, sehingga sedikit banyak ia paham mengenai perjuangan partai. Dalam proses seleksi tersebut, pihaknya merekrut orang-orang yang berpotensi, baik dari kader partai maupun dari luar partai.

“Mereka semua dinilai layak kita perjuangkan, namun bacaleg yang mendaftar ini tidak lulus sehingga saya merasa tidak layak karena tidak mampu meperjuangkan mereka masuk dalam daftar bacaleg PNA Tamiang untuk bertarung dalam Pemilu 2019,” ujarnya.

Walaupun mengundurkan diri dari PNA, Ardiansyah tidak akan bergabung dengan pertai politik manapun karena akan fokus mengurus yayasan akupuntur miliknya. Ia juga mengaku tidak memiliki konflik dengan pengurus di DPW.

“Saya mengundurkan diri bukan karena berkonflik dengan pengurus DPW PNA. Mereka semua sahabat saya walaupun saya mengambil jalan pilihan lain,” ujarnya lagi

Terpisah , Sekretaris DPW PNA Aceh Tamiang, Syamsul Bihar, saat dikonfirmasi mengaku pihaknya sangat menghargai keputusan Ardiansyah dan teman-teman lainnya yang memutuskan mundur karena aspirasi yang diperjuangkan tidak terakomodir dalam partai.

Menurut Bihar, dalam PNA ada kebijakan Ketua DPW PNA Tamiang, dimana setiap pengurus inti tidak boleh memihak ke salah satu kader yang maju sebagai bacaleg, karena tugas pengurus inti memenangkan partai dalam Pileg 2019, bukan memenangkan kader.

“Dalam hal bacaleg yang ikut pemilu 2019, tidak ada satupun titipan dari pengurus partai, semuanya berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan oleh tim seleksi Caleg DPW dan DPP Aceh,” ujarnya. “Jadi kita berpedoman pada hasil tersebut,” tambah Syamsul Bahri.

Lebih lanjut ia menjelaskan, salah satu yang disurvey oleh tim yang dibentuk DPW PNA Tamiang adalah uji elektabilitas. Ini merupakan yang paling utama dan dipastikannya semua parpol memilih calon berdasarkan elektabilitas. “Tim survey ini turun ke desa-desa dan hasil keputusan ini yang kita jalankan,” ujarnya.(md)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help