Salah Satu Korban Tragedi 9/11 Berhasil Diidentifikasi Berkat Teknologi Ini

Pada saat itu, Scott berusia 26 tahun. Dia bekerja di lantai 89 menara selatan sebagai analis sekuritas di perusahaan

Salah Satu Korban Tragedi 9/11 Berhasil Diidentifikasi Berkat Teknologi Ini
Intisari online
Tragedi 9/11 World Trade Center (WTC). 

SERAMBINEWS.COM - Pada 11 September 2001, sebuah tragedi besar terjadi.

Dua pesawat menabrak dan menghancurkan menara kembar World Trade Center (WTC) di New York City dan menyebabkan 2.753 orang tewas.

Tidak hanya itu, karena gedung yang terbakar dan runtuh, banyak korban yang tidak bisa diintifikasi.

Sampai saat ini, hanya ada 1.641 (sekitar tiga perlima) dari para korban yang telah diidentifikasi.

Baca: 7 Pekerjaan yang Dapat Meningkatkan Risiko Kanker, Salah Satunya Pilot

Tapi Rabu kemarin (25/7/2018), sekitar 1.642 korban telah berhasil diindetifikasi berkat kemajuan teknologi DNA, The New York Timesmelaporkan.

Salah satu korban yang berhasil diindetifikasi adalah Scott Michael Johnson.

Pada saat itu, Scott berusia 26 tahun. Dia bekerja di lantai 89 menara selatan sebagai analis sekuritas di perusahaan perbankan investasi Keefe, Bruyette, & Woods.

Para ilmuwan forensik menunjukkan bahwa DNA yang diekstrak dari tulang yang ditemukan cocok dengan sampel DNA yang diambil dari sikat giginya dan sampel yang diambil dari orangtuanya.

Menurut The New York Times, dia adalah korban pertama yang diidentifikasi sejak Agustus 2017.

 
Sejak 9/11, The New York Times melaporkan, ahli forensik telah mempertahankan upaya berkelanjutan untuk mengidentifikasi "hampir 22.000 tulang korban" yang ditemukan dari TKP.

Baca: Kali Item Akan Disemprot Pewangi Oleh Pemprov DKI Agar Tidak Bau

Halaman
12
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help