Kuala Ujong Tanoh Tersumbat, Rumah Warga Tergenang

Mulut Kuala Ujong Tanoh, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tersumbat dengan timbunan pasir

Kuala Ujong Tanoh Tersumbat, Rumah Warga Tergenang
Operator alat berat jenis beko dari Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya sedang menggali mulut muara Robek Meupong, Kecamatan Susoh, Sabtu (28/5). Muara yang tersumbat menimbulkan air pasang itu merendam puluhan haktare tanaman padi swah sedang panen di Desa Robek Meupyong, Padang Baru dan Ladang selama sepekan terakhir. SEARMBI/RAHMAT SAPUTRA 

BLANGPIDIE - Mulut Kuala Ujong Tanoh, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tersumbat dengan timbunan pasir yang dihempas gelombang pasang yang terjadi dua hari terakhir. Aliran kuala melimpah, kemudian menggenangi areal perkarangan ruamh dan areal pertanian warga sekitar.

“Kami mendapat laporan peristiwa tersumbat muara mengakibatkan air milimpah, kemudian merayap ke dalam areal pemukiman. Sedikitnya, lima rumah warga sekitar menjadi sasaran genangan air kuala yang melipah,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin kepada Serambi, Jumat (27/7).

Areal perkarangan sejumlah rumah warga lainnya di Desa Ujong Tanoh juga tergenang sehingga sangatmengganggu akses dari dan ke rumah warga. Areal pertanian di sekitar lokasi juga tidak luput dari kepungan genangan air. Meskipun ombak masih bergelombang tinggi di lokasi mulut kuala, BPBK Abdya tetap melakukan penanganan.

“Kita sudah mengerahkan satu unit beko loader untuk mengorek pasir yang menimbun mulut kuala Ujong Tanoh,” kata Amiruddin. Tindakan tersebut diharapkan bisa menormalkan aliran kuala yang tergenang. “Bila diperlukan kita turunkan mesin penghisap untuk mengisap air yang menggenangi perkarangan dan rumah warga,” tambahnya.

Tindakan seperti itu telah dilakukan terhadap sejumlah rumah yang tergenang air laut dari gelombang pasang di Pantai Bali, Desa Ladang, Kecamatan Susoh, Kamis (26/7) lalu. Gelombang besar dengan ketinggian antara empat sampai lima meter menerjang pesisir kawasan Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya sejak Rabu sore, mulai mereda kemarin.

Sementara itu dapur umum yang didirikan di kompleks Kantor Keuchik Palak Kerambil, Susoh sejak Kamis siang masih dipertahankan sampai Jumat kemarin.

“Dapur umum masih kita pertahan untuk menyediakan kebutuhan warga yang rumah mereka terkena dampak gelombang tinggi. Warga yang belum bisa memasak di rumah, kita persilakan mengambil nasi di dapur umum,” kata Kadis Sosial Abdya, Ikhwansyah TA SH menjawab Serambi kemarin.(nun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help