Palestina

Tiga Remaja Palestina Meninggal Akibat Tembakan Tentara Israel

Muamen Fathi al-Hams (15), ditembak di dadanya dalam protes anti-pendudukan dekat pasukan keamanan di Jalur Gaza timur pada hari Jumat

Tiga Remaja Palestina Meninggal Akibat Tembakan Tentara Israel
ANADOLU AGENCY/ALI JADALLAH
Seorang remaja putri dengan bendera Palestina di tangannya, menghindari asap gas air mata yang diluncurkan pasukan Israel -dari sisi lain perbatasan- untuk membubarkan aksi unjuk rasa di perbatasan Gaza-Israel, Palestina, Jumat (27/8/2018). 

SERAMBINEWS.COM, KOTA GAZA - Seorang anak kecil Palestina pada hari Sabtu (28/7/2018), meninggal karena luka yang dideritanya akibat tembakan tentara Israel, di dekat perbatasan Jalur Gaza, Jumat (27/7/2018).

Mengutip sumber medis setempat, Kantor Berita Turki Anadolu Agency memberitakan, Muamen Fathi al-Hams (15), ditembak di dadanya dalam protes anti-pendudukan dekat pasukan keamanan di Jalur Gaza timur pada hari Jumat.

"Dia meninggal pada hari Sabtu karena luka-lukanya," kata sumber yang tidak menyebut namanya.

Pasukan Israel meluncurkan tabung gas air mata dari sisi lain perbatasan untuk membubarkan aksi unjuk rasa di perbatasan Gaza-Israel, Palestina, Jumat (27/8/2018).
Pasukan Israel meluncurkan tabung gas air mata dari sisi lain perbatasan untuk membubarkan aksi unjuk rasa di perbatasan Gaza-Israel, Palestina, Jumat (27/8/2018). (ANADOLU AGENCY/ALI JADALLAH)
Para pengunjuk rasa membawa mayat pemuda Palestina berusia 14 tahun, Majdi Satari yang meninggal oleh tembakan tentara Israel di dekat zona penyangga Gaza-Israel dalam aksi unjuk rasa
Para pengunjuk rasa membawa mayat pemuda Palestina berusia 14 tahun, Majdi Satari yang meninggal oleh tembakan tentara Israel di dekat zona penyangga Gaza-Israel dalam aksi unjuk rasa "Great March of Return" di timur Rafah, Gaza, 27 Juli 2018. (ANADOLU AGENCY/ABED RAHIM KHATIB)
Seorang warga Palestina yang terluka dilarikan oleh temannya dari lokasi aksi unjuk rasa di perbatasan Gaza-Israel, Palestina, Jumat (27/8/2018).
Seorang warga Palestina yang terluka dilarikan oleh temannya dari lokasi aksi unjuk rasa di perbatasan Gaza-Israel, Palestina, Jumat (27/8/2018). (ANADOLU AGENCY/ALI JADALLAH)

Kementerian Kesehatan Palestina belum mengeluarkan pernyataan tentang kematian.

Korban meninggal hari Sabtu mencapai tiga jumlah warga Palestina yang menjadi martir dan puluhan orang terluka oleh tembakan Israel selama demonstrasi hari Jumat.

Sejak Maret, lebih dari 150 warga Palestina telah menjadi martir - dan ribuan lainnya terluka - oleh tembakan tentara Israel selama protes terhadap pendudukan Israel selama puluhan tahun dan blokade 11 tahun, yang telah memusnahkan perekonomian Gaza dan merampas kira-kira 2 juta penduduk banyak komoditas pokok.(Anadolu Agency)

Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved