Kupi Beungoh

Gerhana, Ilmu Falak, dan Aqidah Islamiyah

Amal ibadah muslim diatur dengan penanggalan bulan Qamariah (Hijriah) bukan Syamsiah (Masehi).

Gerhana, Ilmu Falak, dan Aqidah Islamiyah
IST
Mustafa Husen Woyla 

Di antara bunyinya ;

"Pada tanggal 28 Juli 2018 M bertepatan dengan 15 Dzulqa'dah 1439 H berdasarkan perhitungan falakiyah akan terjadi fenomena alam yang berkaitan dengan ibadah umat Islam berupa gerhana bulan total di wilayah Indonesia.

Juga disertai dengan detail batas jangka waktu gerhana, mulai  penumbral, 00:14:49 WIB - Akhir penumbral, 06:28:37 WIB,  total selama 03 jam 54 menit 33 detik."

Proses terjadinya gerhana bulan total 28 Juli 2018.
Proses terjadinya gerhana bulan total 28 Juli 2018. (Kemenag Aceh)

Ilmu Falak dan Aqidah Islamiah

Ilmu Falak/Astronomi, kendatipun sudah mengalami kemajuan pesat dibantu dengan teknologi  berbasis komputer, namun, hasil akhir tetap juga bersifat dhanni (prediksi, ramalan atau dugaan) dan 'aadi (kebiasaan yang terus berulang-ulang) semata dan bukan hal yang qath'i (pasti).

Sekalipun sering berbetulan, ada juga banyak kasus, semisal prakiraan cuaca dan awal hilal pada setiap awal bulan, juga tidak sesuai dengan ramalan falakiah.

Oleh sebab itu dalam Islam dianjurkan memperkuat dengan rukyah bi al - aini (mengamati dengan mata).

Al Faliki, Astronom dan staf BMKG hanyalah mengamati dan memprediksi lintasan benda-benda langit-khususnya bumi, bulan, dan matahari-pada orbitnya masing-masing, dengan tujuan untuk diketahui posisi benda langit antara satu dengan lainnya, agar dapat diketahui waktu-waktu di permukaan bumi.

Tentu, mereka tidak mendahului Allah Sang Pencipta dan Mudabbir alam semesta dalam penentuan kejadian pada benda-benda langit itu.

(Baca: 5 Gerhana Bulan Terjadi di Indonesia 4 Tahun Terakhir, Gerhana Bulan 28 Juli 2018 Terlama Abad Ini)

(Baca: Beredar Pesan Bahaya Radiasi Cahaya Cosmic saat Gerhana Bulan Total, LAPAN Sebut Hoax)

Selaku guru Aqidah Islamiah, saya merasa terpanggil untuk sedikit menjelaskan bagaimana cara menyikapi fenomena alam berupa gerhana dalam perspektif Islam.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help