Luar Negeri

Serbu Stasiun Televisi di Palestina, Tentara Israel Tahan Empat Jurnalis dan Lakukan Penyitaan

Militer Israel mendatangi stasiun televisi Al-Quds dan menyita sejumlah peralatan dan juga kendaraan

Serbu Stasiun Televisi di Palestina, Tentara Israel Tahan Empat Jurnalis dan Lakukan Penyitaan
Tentara Pertahanan Israel (IDF) melakukan penggerebekan ke stasiun televisi Al-Quds di Tepi Barat yang diduga terlibat kelompok Hamas, Senin (30/7/2018).(TIMES OF ISRAEL / AL-QUDS TV / FACEBOOK) 

SERAMBINEWS.COM - Tentara Pertahanan Israel (IDF) melakukan penggerebekan pada Senin (30/7/2018), ke sebuah stasiun televisi di Tepi Barat, Palestina yang diduga memiliki hubungan dekat dengan kelompok Hamas.

Militer Israel mendatangi stasiun televisi Al-Quds dan menyita sejumlah peralatan dan juga kendaraan.

Selain itu, empat orang, termasuk direktur stasiun televisi, Alaa Rimawi, turut ditahan.

Kementerian Pertahanan Israel telah melabeli stasiun televisi tersebut sebagai organisasi teroris.

Baca: Jet Tempur Siluman Israel Terdeteksi Radar di Gaza, Mengapa Bisa Terlacak?

Serikat Jurnalis Palestina mengatakan, tentara telah menyita dua buah kendaraan serta peralatan, termasuk kamera televisi, milik stasiun televisi tersebut.

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman pada awal bulan ini telah menandatangani surat perintah yang menyatakan saluran televisi satelit yang berbasis di Lebanon sebagai organisasi teroris.

Militer Israel dalam beberapa tahun terakhir telah menutup sejumlah media massa, termasuk televisi dan radio, yang dianggap telah menyebar hasutan dan memiliki ikatan dengan kelompok-kelompok teror.

Selain penyerbuan ke stasiun televisi Al-Quds, militer Israel juga melakukan penangkapan terhadap sekelompok mahasiswa Universitas Hebrin yang dicurigai menjadi bagian dari sel Hamas dan menghasut orang lain untuk melakukan serangan teror.

Baca: Mengenal Ahed Al-Tamimi, Gadis Asal Kota Nabi Saleh yang Kini Jadi Ikon Perlawanan Rakyat Palestina

Tentara Israel juga menyebarkan selebaran peringatan kepada penduduk agar tidak melibatkan diri dalam aksi teror.

Lima warga Palestina di Qalqilya juga turut ditahan, diduga terlibat kegiatan Hamas dan memfasilitasi aksi teror dalam beberapa bulan terakhir.

Secara total disebutkan tentara Israel telah menangkap 20 orang dalam rangkaian penangkapan tersebut. Demikian dilansir dari Times of Israel.

Hamas yang telah mengendalikan Jalur Gaza selama sepuluh tahun terakhir, terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Israel, AS dan juga Uni Eropa.(*)

Baca: Rusia Datangkan 26 Kapal Perang Baru Untuk Perkuat Angkatan Laut, Dilengkapi Rudal Kalibr

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Tentara Israel Serbu Stasiun Televisi di Tepi Barat, Tahan Empat Jurnalis

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help