Bongkar Kasus Korupsi Bantuan Ternak, Senator Fachrul Razi Apresiasi Kinerja Kapolres Lhokseumawe

"Saya mengapresiasi dan mendukung Polres Lhokseumawe yang sudah bekerja keras dan membongkar Kasus korupsi bantuan ternak,"

Bongkar Kasus Korupsi Bantuan Ternak, Senator Fachrul Razi Apresiasi Kinerja Kapolres Lhokseumawe
ist
Fachrul Razi MIP 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -- Senator H. Fachrul Razi, MIP terus memantau perkembangan kasus dugaan korupsi yang terjadi di Provinsi Aceh.

Salah satu kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dipantau yang sudah ditangani Polres Lhokseumawe dan dilimpahkan ke Kejati Aceh.

Kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran bantuan ternak yang disalurkan melalui Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kota Lhokseumawe, baru-baru ini sudah dilimpahkan ke kejaksaan oleh Polres Lhokseumawe dengan nilai kerugian negara diperkirakan sekitar Rp 8.168.730.000.

"Saya mengapresiasi dan mendukung Polres Lhokseumawe yang sudah bekerja keras dan membongkar Kasus korupsi bantuan ternak dengan anggaran mencapai Rp. 14.505.500.000 yang bersumber dari APBK Kota Lhoksumawe tahun 2014 dan menelan kerugian negara mencapai Rp 8.168.730.000," ujar Fachrul Razi, Senin (30/7/2018).

Baca: Latih Mahasiswa Sebagai Actor of Change, Ini Tips yang Diajarkan Senator Fachrul Razi

Fachrul Razi memberikan aplaus atas kinerja Polres Lhokseumawe yang memberikan atensi dan prioritas serta menjadi target dalam mengungkap kasus korupsi diwilayah hukum Polres Lhokseumawe.

Karena kasus itu sudah menelan kerugian negara yang besarnya mencapai miliaran rupiah.

“Namun terhadap kasus korupsi lainnya kita akan terus kawal, karena publik menginginkan Aceh menjadi negeri syariat yang tidak ada praktek rasuah,” tegasnya.

Baca: Senator Fachrul Razi Apresiasi Kinerja KPK di Aceh

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini juga meminta kepada semua pihak untuk berbenah diri, jangan ada lagi kasus-kasus penyelewengan anggaran yang bersumber dari APBN, APBA dan APBK.

"Anggaran negara diperuntukan untuk mensejahterakan rakyat, jangan sampai disalahgunakan untuk memperkaya diri dan orang lain," tutur Senator muda yang juga Komite I DPD RI yang membidangi masalah hukum, politik dan pemerintahan serta dana desa ini.

Dirinya juga meminta kepada Kapolres lainnya diwilayah kerja Propinsi Aceh untuk segera memproses secara hukum indikasi korupsi dana APBN, APBA dan APBK yang telah lengkap.

“Rakyat Aceh menunggu hasil dan yakin akan kinerja para Kapolres yang ada di Aceh, untuk menangkap para tersangka korupsi,” tutupnya. (*)

Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved