Satker Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) 1 Aceh Temui Haji Uma, Ini yang Disampaikan

Karena itu dalam waktu waktu dekat, saya akan meninjau ke lapangan langsung untuk melihat kondisinya

Satker Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) 1 Aceh Temui Haji Uma, Ini yang Disampaikan
Satuan Kerja (Satker) Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) 1 Aceh pada Selasa (31/7/2018) menemui H Sudirman alias Haji Uma (dua dari kanan), anggota DPD RI asal Aceh untuk melaporkan terkait kerusakan jalan di wilayah tengah Aceh, di Jakarta 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Satuan Kerja (Satker) Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) 1 Aceh pada Selasa (31/7/2018) menemui H Sudirman alias Haji Uma, anggota DPD RI asal Aceh untuk melaporkan terkait kerusakan jalan di wilayah tengah Aceh, di Jakarta.

Sebelumnya Wakil Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI itu melayangkan surat ke Dirjen Kementerian PUPR terkait kerusakan jalan nasional wilayah Tengah Aceh menghubungkan ke Aceh Tenggara.

“Mereka mengakui bahwa kewalahan membangun jalan dalam tahun ini karena porsi anggaran 2018 yang tersedia Rp 300 Miliar. Sedangkan kebutuhan dana untuk membangun jalan tahun ini Rp 3 triliun. Untuk wilayah tengah Aceh saja, jumlah dana yang dibutuhkan sudah mencapai Rp 700 Miliar,” ujar Haji Uma kepada Serambinews.com, mengutip keterangan satker tersebut.  

Baca: Haji Uma Bantu Biaya Berobat Bocah Penderita Sakit Jantung asal Aceh Utara Selama di Jakarta

Menurut Haji Uma, Kepala Satker BPJN 1 Aceh, Dedy meminta dirinya untuk memberi masukan kepada kementrian terkait persoalan tersebut.

“Karena itu dalam waktu waktu dekat, saya akan meninjau ke lapangan langsung untuk melihat kondisinya, Kepala Satker mengaku juga akan ikut mendampingi,” ujar Haji Uma.

Ditambahkan, pertemuan tersebut sudah direncanakan tiga hari sebelummnya.

Baca: Warga Aceh Selatan Ditangkap di Malaysia, Haji Uma Janji Bantu Upaya Pemulangan

Namun, terkendala karena ada agenda lain yang harus diselesaikan Haji Uma di Jakarta.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN Aceh untuk Gayo Lues, Hardifa bersama staf.

“Jangan ada diskriminasi untuk pembangunan, khususnya Wilayah Tengah dan Barat Selatan dan wilayah lainnya di Aceh. Menteri harus memberikan perhatian penuh kepada semua wilayah,” pungkas Haji Uma.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help