Awalnya Polisi tak Percaya, Setelah Digeledah Terbukti Pemuda Sakit Jiwa Ini Miliki Senpi Rakitan

Kemudian digeledah, ditemukan sepucuk senjata api rakita jenis pistol, serta 28 butir amunisi aktif kaliber 5,56 mm.

Awalnya Polisi tak Percaya, Setelah Digeledah Terbukti Pemuda Sakit Jiwa Ini Miliki Senpi Rakitan
SERAMBINEWS.COM/MUSLIM ARSANI
Sepucuk senjata api rakitan jenis pistol dan 28 butir amunisi SS1 aktif, dan barang bukti tersebut telah diamankan di Polsek Timang Gajah, Rabu (1/8/2018). 

Laporan Muslim Arsani | Bener Meriah

SERAMBINEWS. COM, REDELONG - Seorang pemuda yang mengalami gangguan jiwa, Kadim (32), warga kampung Baru, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, memiliki sepucuk senjata api rakitan jenis pistol dan 28 butir amunisi SS1 aktif.

Barang bukti tersebut telah diamankan  di Polsek Timang Gajah, Rabu (1/8/2018).

Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan Ramli, kepada Serambinews.com menjelaskan, awal penemuan senjata rakitan beserta amunisi aktif tersebut, bermula ketika pemuda pengidap gangguan jiwa ini mengamuk di rumahnya dengan membawa senjata tajam dan berencana menusuk orang tuanya sekira pukul 12.00 WIB, Rabu (1/8/2018).

Baca: Pasien Gangguan Jiwa di Pijay Capai 707 Orang

Hingga kemudian masyarakat melaporkan kepada polisi.

"Kemudian setelah anggota kita  datang ke lokasi dan Kadim berhasil diamankan. Ketika sampai di Puskesmas Lampahan, Kadim memberitahukan ia menyimpan senjata api dan amunisi di rumahnya," kata Kapolres Bener Meriah ini.

Awalnya pihak kepolisian tidak mengubris pernyataan tersebut, namun lanjut ia, pemuda pengidap gangguan jiwa itu ngotot bahwa ada senjata api miliknya yang harus diamankan dari rumah.

Kemudian dilakukan pengecekan dan penggeledahan, ditemukan sepucuk senjata api rakita jenis pistol, serta 28 butir amunisi aktif kaliber 5,56 mm. 

"Untuk saat ini kita akan coba menelusuri dari mana senjata dimiliki, melalui orang tua, keluarga dan masyarakat setempat. Karena, jika kita tanyai kepada Kadim, tidak memungkingkan," terangnya.

Kadim sebelumnya sudah beberapa kali dibawa ke rumah sakit jiwa, dan kini telah dirujuk ke BLUD Datu Beru Takengon. (*) 

Penulis: Muslim Arsani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help