Luar Negeri

Daftar 8.000 Nama Tahanan Diduga Disiksa hingga Tewas di Penjara Suriah Terungkap ke Publik

Daftar tersebut, yang diyakini belum mencakup seluruh korban yang tewas di tangan sipir penjara di Suriah

Daftar 8.000 Nama Tahanan Diduga Disiksa hingga Tewas di Penjara Suriah Terungkap ke Publik
Ilustrasi.(Shutterstock) 

SERAMBINEWS.COM, DAMASKUS - Sebuah daftar yang memuat hampir 8.000 nama, diduga tahanan rezim Suriah yang mengalami penyiksaan hingga tewas di penjara Suriah, terungkap ke publik.

Daftar tersebut, yang diyakini belum mencakup seluruh korban yang tewas di tangan sipir penjara di Suriah, dirilis oleh situs Zaman al-Wasl berkoordinasi dengan Pusat Dokumentasi Pelanggaran Suriah pada Minggu (29/7/2018) malam.

Terungkapnya daftar tersebut menyusul dikeluarkannya sejumlah besar pemberitahuan kematian yang ditujukan kepada keluarga tahanan oleh pemerintah Suriah.

Baca: Gelar Konser Tunggal, Syahrini Umumkan Tiket Incess Seat Seharga Rp 25 Juta Sudah Habis Terjual

Baca: Hari Ini Bupati Aceh Tamiang dan Kanwil Kemenag Aceh Resmikan MIS Al Kautsar

Melansir dari Al Arabiya, dalam daftar tersebut, terdapat 7.953 nama korban yang diyakini merupakan korban penyiksaan di dalam penjara selama pemerintahan rezim Presiden Bashar Al Assad, sejak pecahnya protes anti-pemerintah pada 2011.

Di antara daftar nama tersebut terdapat 125 anak-anak, 63 wanita dan sisanya pria.

Para korban tersebut berasal dari seluruh penjuru Suriah, namun sebagian besar datang dari kota-kota di mana aksi protes pro-demokrasi secara besar-besaran terjadi pada 2011 dan 2012.

Baca: Pesawat Jatuh dan Terbakar di Meksiko, 97 Penumpang dan Empat Kru Selamat

Baca: Pesawat Jatuh dan Terbakar di Meksiko, 97 Penumpang dan Empat Kru Selamat

Sekitar 1.856 nama korban tersebut berasal dari pinggiran Damaskus, sementara 870 orang lainnya merupakan penduduk ibu kota.

Para korban diyakini ditahan saat dilakukan penyisiran terhadap peserta demonstrasi di kawasan permukiman ibu kota, menyebabkan ribuan aktivis ditahan.

Namun demikian, ada perdebatan mengenai kebenaran daftar nama yang dirilis Zaman al-Wasl dengan beberapa aktivis mengklaim daftar tersebut termasuk nama-nama yang sudah dikonfirmasi sebelumnya telah mati atau masih hidup.

Baca: Tidak Ada Jadwal Pemeriksaan, Tiba-tiba Fenny Steffy Burase Datangi KPK, Ada Apa?

Baca: Pilih Menikah dengan Pria Biasa, Ini Konsekuensi yang Harus Diterima Putri Kerajaan Jepang

Sementara menurut Komite Koordinasi Lokal Daraya mengatakan, daftar nama tersebut diambil dari laman mereka.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved