Hari Ini Rupiah Kembali Melemah, Begini Penjelasan Analis

Kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada penutupan perdagangan Kamis (2/8/2018)

Hari Ini Rupiah Kembali Melemah, Begini Penjelasan Analis
TRIBUNNEWS.COM
Uang Rupiah 

SERAMBINEWS.COM - Kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada penutupan perdagangan Kamis (2/8/2018).

Di pasar spot, rupiah melemah 0,26% ke level Rp 14.478 per dollar AS, sedangkan kurs tengah rupiah di Bank Indonesia (BI) terkoreksi tipis 0,02% ke level Rp 14.446 per dollar AS.

Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong mengatakan, sentimen eksternal masih mendominasi pergerakan rupiah sepanjang hari ini.

Baca: Rupiah Kembali Melemah ke Rp 14.442 Per Dollar AS 

Salah satunya, soal rencana Presiden AS Donald Trump menaikkan tarif impor menjadi 25% terhadap US$ 200 miliar produk asal China.

Tak hanya itu, hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang diumumkan dini hari tadi juga mempengaruhi arah rupiah.

Kendati tidak menaikan suku bunga acuan AS di bulan ini, The Fed tetap memberikan pernyataan hawkish terkait prospek perekonomian Negeri Paman Sam.

Baca: Rupiah dan Mata Uang Asia Melemah, Mungkinkah Krisis 1997 Terulang Lagi?

Dari dalam negeri, data inflasi bulan Juli yang naik menjadi 3,18% (yoy) menimbulkan reaksi beragam dari pelaku pasar, sehingga tidak mampu menjadi katalis positif bagi rupiah di hari ini.

Menurut Lukman, sebagian pelaku pasar menilai kenaikan tersebut menjadi pertanda daya beli masyarakat Indonesia membaik.

Namun ada pula pihak yang merasa kenaikan inflasi merupakan imbas pelemahan rupiah belakangan ini.

Baca: George Soros Peringatkan Krisis Finansial Besar Akan Terjadi, Negara Mana yang Terancam?

“Dikhawatirkan BI menjadi ragu untuk menaikan suku bunga acuan ke depannya,” tutur Lukman.

Ia memperkirakan, rupiah masih rentan mengalami pelemahan pada Jumat (3/8/2018).

Hal ini mengingat ada data non-farm payroll yang dirilis pemerintah AS.

Baca: Dampak Terjungkalnya Rupiah, Perusahaan Mulai Kelimpungan, Utang Membengkak

Di samping itu, hasil pertemuan Bank of England yang membahas kenaikan suku bunga acuan di kawasan Inggris bisa mempengaruhi pergerakan rupiah pada esok hari.

Menurut perhitungan Lukman, rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp 14.475—Rp 14.525 per dollar AS pada perdagangan, Jumat (3/8/2018).(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Tertekan sentimen eksternal, kurs rupiah melemah lagi

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved