PKA 7

Membawa Sabang Kota Seribu Even

Menganakan kaos warnah merah hati. Wali Kota Sabang Nazaruddin, akrab disapa Tgk Agam menyadari sepnuhnya andalan Sabang

Membawa Sabang Kota Seribu Even

Menganakan kaos warnah merah hati. Wali Kota Sabang Nazaruddin, akrab disapa Tgk Agam menyadari sepnuhnya andalan Sabang adalah pariwisata dan perikanan. Untuk itu ia bersama Wakil Walikota, Suradji Junus, ingin menciptakan Sabang sebagai kota seribu even atau kota seribu kegiatan. Ia minta seluruh aparat Pemerintah Kota berpikiran sama. Dengan banyaknya even, dengan sendirinya Sabang makin ramai, aktivitas perekonomian makin lancar. Ide besar itu diutarakan kepada Muhammad Nasir dan Fikar W.Eda dari Serambi Indonesia, dalam satu percakapan santai di Warung Kopi Rumoh Kaye, Sabang. Ikut mendampingi Kepala Dinas Pariwisata Sabang, Faisal. Berikut petikannya.

Kami mendengar Anda ingin menciptakan Sabang sebagai kota seribu even, kenapa ada gagasan seperti ini?
Karena Sabang ini sektor unggulannya kan pariwisata, jadi untuk memajukan Sabang harus demikian. Jika ada even dan daerah lain tak siap, maka kita siap melaksanakannya. Sabang daerah tujuan wisata, mengunggulkan sektor pariwisata maka saya pikir harus banyak buat even.

Apa kaitan event itu dengan pembangunan masyarakat di Sabang?
Ini salah satu cara memajukan Sabang. Luas wilayah Sabang sangat kecil dan lahan pertanian sempit, hanya memiliki dua sektor unggulan yaitu sektor pariwisata dan perikanan. Jadi untuk meningkatkan ekonomi rakyat harus melalui pariwisata dan perikanan, salah satunya menyelenggarakan banyak even.

Untuk mempersiapkan diri menjadi kota seribu even, apa yang sudah Anda rencanakan?
Tentu tidak mudah, seperti membalikkan telapak tangan. Jadi pelan-pelan, misalnya memperbaiki infrastruktur. Dulu Iboih tidak punya fasilitas air bersih, tapi sekarang sudah punya. Saat ini realisasi air bersih ke Iboih sudah 80 persen.

Kalau begitu grafik kunjungan wisatawan meningkat?
Jelas! Sama-sama bisa kita lihat, meskipun sedang angin kencang, orang tetap datang ke Sabang, bahkan Banda Aceh itu sepi, begitulah tingkat kunjungan wisatawan ke Sabang.

Apa yang membuat Sabang memiliki daya tarik?
Yang dimiliki Sabang, tidak dimiliki oleh kabupaten bahkan provinsi lainnya, yaitu tugu kilometer nol. Kecuali Nikobar nanti kita miliki, baru tugu kilometer nol pindah kesana, tapi kalau tidak maka masih Sabang yang punya…ha..ha..ha

Bagaimana dengan kesiapan masyarakat setempat?

Semua kita, semua daerah pasti ada pro kontra. Tapi Alhamdulillah masyarakat Sabang sudah 80 persen menerima para tamu. Kita bisa bandingkan dengan daerah lain, Sabang ini lebih aman. Saya akan bekerja bersama- sama dengan dinas lain supaya Sabang bukan hanya aman, tapi nyaman.

Ini akan ada even PKA, konon akan dihadiri oleh 30 ribu orang, apa yang sudah disiapkan supaya ada manfaat untuk Sabang?
PKA sejak saya kecil sudah ada, saya ikut PKA ke-3 ketika zaman Gubernur Ibrahim Hasan. Saya salah satu peserta seni seudati dan rapa-i geleng. Sabang bisa memanfaatkan seni budaya itu untuk menarik tamu.

Ada rencana untuk menarik sebagian pengunjung PKA itu ke Sabang?
Secara tidak langsung pasti Sabang akan terimbas. Dulu pernah kita lihat acara Penas, titiknya di Banda Aceh tapi sebagian pengunjungnya tetap ke Sabang. Begitu juga dengan PON 20- 24. Saya menfasilitasi rapat kerjaKONI se-Indonesia di Sabang. Karena saya menganggap PON di Aceh. Saat PON nanti paling juara 1,2,dan 3 yang bertahan di Banda Aceh, sedangkan peserta lainnya ke Sabang semua haha.. haha…pasti. Apalagi ada tiga venue, tiga cabang olah raga yang dipertandingkan di Sabang. Saya ngak melihat itu, yang penting nanti peserta PON bisa ditarik ke Sabang, mbasnya ini, sebagaimana majunya Batam karena imbas dari majunya Singapura.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help