Pusat Siap Siap Bantu Mahirah Muamalah Syariah

Pemerintah pusat melalui Direktorat Pembiayaan Syariah Lembaga Pengelola Dana Bergulir Kementerian Koperasi

Pusat Siap Siap Bantu Mahirah Muamalah Syariah
H. Aminullah Usman, SE.Ak, MM. Wali Kota Banda Aceh

BANDA ACEH - Pemerintah pusat melalui Direktorat Pembiayaan Syariah Lembaga Pengelola Dana Bergulir Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LPDB KUKM) menyatakan siap membantu Lembaga Keuangan Mikro Syariah milik Pemko Banda Aceh, PT Mahirah Muamalah Syariah (MMS).

Direktur Pembiayaan Syariah, LPDB KUKM Kemenkop dan UMK Jaenal Aripin, menyampaikan hal ini saat ini bertemu Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE MM di Balai Kota Banda Aceh, Kamis (2/8). Dalam pertemuan itu, Wali Kota didampingi Komisaris Utama MMS yang juga Sekdakota, Ir Bahagia Dipl SE, Dirut PT MMS T Hanansyah dan sejumlah pejabat jajaran SKPK Pemko Banda Aceh. Hadir juga sejumlah pejabat dari unsur Bank Aceh Syariah.

Menurut Jaenal, kedatangan mereka ke Banda Aceh memenuhi undangan Wali Kota Banda Aceh untuk melihat lebih dekat profil MMS yang baru terbentuk. Pihaknya sangat mungkin memberikan bantuan kepada MMS agar lebih banyak masyarakat usaha kecil di Banda Aceh yang bisa dibantu dari sisi pembiayaan. “Memang ada beberapa syarat Pak Wali agar proposal ini bisa disetujui. Tapi Saya melihat MMS sudah cukup memiliki syarat untuk dibantu,” kata Jaenal Arifin.

Sementara itu, Wali Kota menyampaikan awal cita-citanya mendirikan lembaga keuangan mikro syariah di Banda Aceh yang saat ini sudah terbentuk MMS beberapa waktu lalu. Aminullah yang juga seorang ekonom melihat masyarakat usaha mikro di Banda Aceh sulit berkembang setelah gempa dan tsunami melanda Aceh 2004.

“Masyarakat yang ingin bangkit harus berurusan dengan rentenir ketika ingin mendapatkan modal usaha sehingga mereka sulit berkembang. Padahal, misalnya pedagang kecil yang hanya butuh Rp 1 juta untuk modal jual ikan keliling. Mereka sulit mendapatkan di bank, yang seperti ini kita bantu agar lebih berdaya,” kata Wali Kota. (sal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help