Antologi Puisi Penyair 9 Negara Diluncurkan

Antologi puisi penyair sembilan negara berjudul ‘Menembus Arus Menyelami Aceh’ yang diterbitkan Lapena

Antologi Puisi Penyair  9 Negara Diluncurkan
Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Drs Amiruddin MSi

BANDA ACEH - Antologi puisi penyair sembilan negara berjudul ‘Menembus Arus Menyelami Aceh’ yang diterbitkan Lapena bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh bersama 11 buku kumpulan puisi, ensiklopedia dan buku pembelajaran puisi akan diluncurkan dan dibedah, di Museum Tsunami Aceh, Selasa (7/8).

Selain buku ‘Menembus Arus Menyelami Aceh’, buku yang akan diluncurkan yaitu antologi puisi tiga penyair wanita Aceh ‘Bungakupula’ yang ditulis oleh Rosni Idham, D Kemalawati, dan Wina SW1. Kumpulan Puisi kontemporer Perempuan Indonesia ‘Sajak di Leher Bukit’ yang diterbitkan dalam bahasa Rusia alih aksara oleh Dr Victor Pogadaev, sarjana Rusia ahli sejarah dan budaya Asia Tenggara yang bermukim di Rusia.

Selanjutnya kumpulan puisi ‘Kutukan Rencong’ karya Mahdi Idris, buku puisi ‘Jakarta Puisi Didong’ karya Fikar W Eda (Aceh), buku Puisi ‘Akar’ karya Djazlam Zainail (Malaysia), buku puisi ‘Seikat Rindu di Musim Kemarau’ karya Ade Novi (Jakarta), buku puisi Sufistik ‘Ucap Gerimis’ dan ‘Jejak Kata’ karya LK Ara dan buku ‘Catatan Zulia’ karya Zab Branzah (Aceh)

Disbudpar Aceh melalui bidang Sejarah, Adat dan Nilai Budaya juga akan meluncurkan Buku Ensiklopedia ‘Kebudayaan Aceh’ yang terdiri dari tiga seri, masing-masing berisi tentang sistem sosial, bahasa dan kesenian, kedua tentang sistem teknologi dan ekonomi. Buku ketiga tentang kepercayaan dan sistem pengetahuan serta buku Pembelajaran Puisi yang ditulis Dr Mohamad Harun MPd.

Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Drs Amiruddin MSi, menyebutkan, dua bidang di Disbudpar Aceh yaitu bidang Bahasa dan Seni serta bidang Sejarah dan Nilai Budaya telah melakukan upaya literasi dengan menerbitkan buku bermutu seperti ensiklopedia kebudayaan dan kumpulan puisi Penyair 9 Negara. “Peluncuran buku ini kami harapkan menjadi ajang promosi Aceh yang mendunia melalui literasi,” pungkas Kadisbudpar Aceh.(mir/rel)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help