Rumah Pemulung Terbakar

Rumah panggung berkonstruksi kayu milik seorang pemulung, Salman (65), di Desa Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe

Rumah Pemulung Terbakar
Ketua Tagana Lhokseumawe, Samsul Bahri, mendata rumah pemulung yang terbakar di Desa Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Jumat (3/8).SERAMBI/SAIFUL BAHRI 

LHOKSEUMAWE - Rumah panggung berkonstruksi kayu milik seorang pemulung, Salman (65), di Desa Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Jumat (3/8) sekitar pukul 03.00 WIB, terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun Salman yang selama ini tinggal seorang diri pun sementara ini harus tidur di halte desa tersebut.

Ketua Tagana Lhokseumawe, Samsul Bahri menjelaskan, sesuai pengakuan korban, rumah tersebut tidak ada aliran listrik. Selain itu, sebelum kejadian juga tidak ada sumber api, baik itu dari alat penerangan ataupun di dapur. “Jadi, sejauh ini belum diketahui sumber api dari mana,” kata Samsul Bahri.

Sebelum kebakaran terjadi, Salman sedang tertidur. Dia baru mengetahui adanya kebakaran saat api mulai membakar dekat lokasi tidurnya. “Makanya, spontan saja Salman lompat dari rumah panggungnya ke luar untuk menyelamatkan diri, sehingga dia tidak menjadi korban,” ujarnya.

Tidak lama kemudian, satu unit pemadam kebakaran dari PT PIM tiba di lokasi, sehingga api berhasil dipadamkan walau rumah Salman sudah ludes terbakar. “Sementara ini, Salman menyatakan akan siap tinggal di halte di dekat rumahnya,” demikian Samsul Bahri.(bah)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help