Saat Ini Banyak Anak Muda Berisiko Terkena Penyakit Jantung, Ini Penyebabnya

Saat ini penyakit jantung mulai menyerang kalangan produktif dan usia muda.

Saat Ini Banyak Anak Muda Berisiko Terkena Penyakit Jantung, Ini Penyebabnya
KOMPAS.COM
Ilustrasi serangan jantung 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Saat ini penyakit jantung mulai menyerang kalangan produktif dan usia muda.

Penyebabnya karena malasnya angkatan usia muda berolah raga, serta pengaruh gaya hidup dan pola makan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia Kegiatan yang juga Kepala Program Studi Spesialis Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah FK Unsyiah, DR Dr T Heriansyah SpJP (K) FIHA kepada Serambinews.com.

Dalam upaya meminimalkan angka penyakit jantung, Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler (Perki) dan Departemen Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Fakultas Kedokteran Unsyiah menggelar Aceh Cardiovascular Update.

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta itu berlangsung 3-5 Agustus 2018 di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh.

Doktor T Heriansyah mengatakan, kegiatan Aceh Cardiovascular Update itu membahas masalah terkini dan update ilmu dalam dunia penyakit jantung.

Baca: Haji Uma Bantu Biaya Berobat Bocah Penderita Sakit Jantung asal Aceh Utara Selama di Jakarta

Baca: Waspadalah! Kebiasaan Ini Bisa Picu Serangan Jantung pada Kaum Muda

Baca: Tubuh Memberi 6 Tanda Ini Satu Bulan Sebelum Serangan Jantung Menyerang

Ia mengatakan, saat ini jumlah penderita penyakit jantung koroner dan penyakit jantung hipertensi di Indonesia semakin meningkat, termasuk di Aceh.

Di Aceh termasuk orang pada usia muda yang sudah berisiko penyakit jantung.

 “Walaupun belum ada keluhan, namun umum mereka yang usia muda ini sudah ada faktor resiko, seperti kolestrol tinggi, hipertensi, dan malasnya berolah raga serta pola hidup tidak sehat. Sehingga jika hal ini tidak diperdulikan, maka akan menjadi awal terjadinya penyakit jantung pembuluh darah dan stroke,” ujar T Heriansyah.

Sehingga, dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mereka akan memberikan pengetahuan tambahan dan update ilmu bidang penyakit jantung.

Baca: Setelah Berolahraga, Hindari untuk Konsumsi 5 Makanan dan Minuman Ini

Baca: Tak Hanya Butuh Olahraga, Ini 4 Fakta Menarik Tentang Otak Manusia

Baca: Mampu Membakar Banyak Kalori, Cobalah 4 Jenis Olahraga Simpel yang Menyenangkan Ini

Dalam materinya, para peserta diajari cara mendiagnosa, mengenali pasien yang beresiko, teknik pengobatan, obat-obatan terbaru hingga teknologi penanganan kelainan jantung dan pembuluh darah.

 “Kita harap petugas medis yang merupakan dokter, dokter spesialis hingga perawat dari berbagai rumah sakit dan puskesmas dapat mengtobati dengan cara efisien, cara yang diterima oleh pasien, sehingga angka penyakit jantung ini kedepan akan lebih rendah,” tandasnya.(*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved