PKA Ke Tahun 2018

Selama PKA, Trans Koetaradja Beroperasi dari Pagi hingga Tengah Malam

Sehingga para peserta maupun pengunjung dapat memanfaatkan bus transK yang disediakan secara gratis untuk menuju ke lokasi kegiatan PKA.

Selama PKA, Trans Koetaradja Beroperasi dari Pagi hingga Tengah Malam
Pengemudi Trans Koetaraja memarkirkan busnya usai bekerja di Terminal Batoh, Banda Aceh, 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Bus angkutan umum Banda Aceh, Trans Koetaradja (Transk) menambah jam operasional selama berlangsungnya Pekan Kebudayaan Aceh (PKA), 5-15 Agustus 2018.

Selama sepuluh hari itu transK akan beroperasi mulai pukul 06.30 WIB –hingga 23.00 WIB.

Penambahan jam operasional itu berlaku untuk semua koridor yang dilayani oleh transK.

Kelima koridor tersebut yaitu Kota – Taman Safiatuddin – Darussalam, Kota – Batoh – Lambaro – Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Kota – Beurawe – Ulee Kareng – Lam Ateuk – Bandara SIM, Kota – Blangpadang – Pelabuhan Ulee Lheue, dan Kota – Seutui – Keutapang – Mata Ie.

Baca: Atraksi Legenda Seekor Naga Dipamerkan Pada Pawai PKA 7

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, Junaidi MT kepada Serambinews.com, Senin (6/8/2018) mengatakan, penambahan jam operasional transK dari pagi hingga tengah malam itu untuk mendukung kelancaran pelaksanaan PKA tahun ini.

Sehingga para peserta maupun pengunjung dapat memanfaatkan bus transK yang disediakan secara gratis untuk  menuju ke lokasi kegiatan PKA.

“Maka kepada warga kita imbau supaya dapat menumpang bus Trans Koetaradja dan tidak membawa kendaraan pribadi,” ujar Junaidi.

Baca: Tarian Aceh Lhee Sagoe Hipnotis Penonton Pembukaan PKA-7

Untuk diketahui, rangkaian kegiatan PKA tahun dilaksanakan di tujuh lokasi dan Trans Koetaradja melintas smeua lokasi, yaitu Taman Sultanah Safiatuddin Lampriet, Taman Tugu Darussalam, Museum Aceh, Museum Tsunami, Taman Sari, Taman Budaya Seutui, dan Lapangan Blangpadang.

Junaidi mengajak warga Banda Aceh maupun warga luar daerah yang ingin berkunjung ke lokasi PKA supaya dapat menggunakan Trans Koetaradja.

Karena, kalau semua kendaraan pribadi dibawa ke lokasi PKA maka akan menimbulkan kemacetan, ditambah lagi terbatas lahan parkir.

Junadi juga mengimbau kepada pemilik kendaraan supaya tidak memarkirkan kendaraan di dekat halte Trans Koetaradja. Karena dapat menganggu lalu lintas angkutan umum tersebut. (*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved