Ikut Bimtek ke Lombok, 60 Aparat Desa dari Aceh Utara Tidur di Halaman Hotel Setelah Gempa

Sebab, setelah mereka sampai di kawasan itu, diguncang gempa berkekuatan 7 skala Richter (SR)

Ikut Bimtek ke Lombok, 60 Aparat Desa dari Aceh Utara Tidur di Halaman Hotel Setelah Gempa
Aparat desa dari Kecamatan Baktiya, Aceh Utara yang mengikuti bimbingan teknis (bimtek) ke Lombok pada Minggu (5/8/2018) malam terpaksa tidur di halaman hotel sampai pagi di kawasan Mataram 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON –  Sebanyak 60 aparat desa dari Kecamatan Baktiya, Aceh Utara yang mengikuti bimbingan teknis (bimtek) ke Lombok pada Minggu (5/8/2018) malam terpaksa tidur di halaman hotel sampai pagi di kawasan Mataram.

Sebab, setelah mereka sampai di kawasan itu, diguncang gempa berkekuatan 7 skala Richter (SR).

Baca: 2 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Masjid Akibat Gempa di Lombok, Jamaah Shalat Isya Ini Selamat

“Kami sampai di kawasan Lombok pada Minggu sore. Lalu pada malam terjadi gempa, sehingga kami tidak berani tidur di hotel yang sudah dipesan sebelumnya. Ada sekitar 60 aparat desa dari Baktiya malam itu menginap di halaman Hotel depan Masjid Islamic Center,” ujar Ketua Forum Keuchik Baktiya, Zulkarnaini kepada Serambinews.com, Selasa (7/8/2018).

Disebutkan, aparat desa tak berani tidur di hotel meskipun sudah dipesan.

Baca: 91 Orang Tewas dan 209 Orang Luka-luka Akibat Gempa di Lombok NTB, Ini Rinciannya

Karena setelah terjadi gempa 7 skala Richter (SR), kemudian terjadi gempa susulan.

“Karena masih gempa susulan, sehingga kami tak berani tidur di hotel. Kemudian kami memilih tidur di halaman hotel supaya lebih aman,” ujar Zulkarnaini.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help