Pilpres 2019

Direkomendasikan Jadi Cawapres Prabowo, Ustaz Abdul Somad: Dalam Politik Sulit Mengatakan Tidak

Ia pun membeberkan bahwa dalam memilih pemimpin tidak bisa hanya sekedar dilihat dari banyaknya pencarian di internet.

Direkomendasikan Jadi Cawapres Prabowo, Ustaz Abdul Somad: Dalam Politik Sulit Mengatakan Tidak
Instagram Arie Untung
Ustaz Abdul Somad 

SERAMBINEWS.COM -- Ustaz Abdul Somad (UAS) terus menguat digadang menjadi Cawapres Prabowo pada Pilpres 2019 mendatang.

Ustaz Abdul Somad (UAS) bersikukuh untuk tak menerima rekomendasi Ijtima Ulama untuk menjadi Cawapres Prabowo dan tetap menjadi pendakwah.

Ustaz Abdul Somad (UAS) berulang kali menegaskan dirinya lebih senang menjadi guru ngaji ketimbang jadi pemimpin.

 
Untuk itu, Ustaz Abdul Somad (UAS) juga berulang kali mengatakan kalau Salim Segaf Al-Jufri lebih layak dibandingkan dirinya.

Baca: VIDEO - Jelang Idul Adha, Ratusan Ekor Ternak tetap Ramai Diperdagangkan di Gandapura

Baca: Baitul Mal Pidie Defisit Dana Rp 2 M Lebih, Ternyata Ini Penyebabnya

Namun, sepertinya beberapa orang masih tetap berharap agar Ustaz Abdul Somad (UAS) mau maju mendampingi Prabowo.

Melihat banyaknya harapan masyarakat terhadap dirinya, Ustaz Abdul Somad (UAS) pun mengatakan bahwa terlalu berharap padanya malah akan menimbulkan kekecewaan.

"Puncak kekecewaan adalah terlalu berharap, jadi kalau orang terlalu berharap kepada saya nanti akan akan kecewa dan berakhir marah, maka harapan tertinggi adalah harapan kepada Allah SWT, berharap kepada harta akan binasa, berharap kepada manusia akan kecewa," ujarnya saat ditanya jurnalis TV One, Balqis Manisang, dilansir dari akun YouTube Talkshow tvOne, Selasa (7/8/2018).

Balqis Manisang kemudian menanyakan soal namanya yang masih santer disebut jelang pendaftaran capres dan cawapres 2019.

Lagi-lagi, Ustaz Abdul Somad (UAS) mengatakan kalau sejak awal mengetahui dirinya direkomendasikan oleh Ijtima Ulama, ia lebih mendukung Salim Segaf Al-Jufri.

"Beliau S1, S2, S3 di madinah, pernah menjadi dubes, ilmunya semuanya, kematangan emosionalnya, guru kita semua, mengajar, politik, jadi saya kira itulah saya berikan kepada guru kita tersebut," jelasnya.

Baca: Ini Harapan Untuk Persiraja di Ulang Tahun Ke-61

Baca: Puluhan Truk Sampah Dihadang dan Dilarang Masuk TPA Blangbintang, Ini Dugaan Penyebabnya

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help