Ini Penyebab Ditolaknya Praperadilan Kasus Luna Maya dan Cut Tari, Hotman Paris Ikut Berkomentar

Melalui akun Instagram-nya, Hotman Paris berkomentar terkait kasus Luna Maya dan Cut Tari.

Ini Penyebab Ditolaknya Praperadilan Kasus Luna Maya dan Cut Tari, Hotman Paris Ikut Berkomentar
Kolase Tribun Jabar (Kompas dan Tribunnews)

SERAMBINEWS.COM - Status hukum Luna Maya dan Cut Tari dalam kasus video asusila delapan tahun lalu masih sama.

Keduanya masih berstatus tersangka karena praperadilan mereka ditolak hakim.

Pada sidang praperadilan Selasa (7/8/2018), putusan hakim menyebut menolak praperadilan.

 
"Menolak eksepsi Pemohon I dalam perkara. Menyatakan permohonan praperadilan dari Pemohon tidak dapat diterima," kata hakim tunggal, Florensani Susana, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Penolakan ini disebut karena Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tak punya wewenang mengurus perkara tersebut.

Hal ini disebabkan belum adanya surat perintah penghentian penyidikan (SP3) dari penyidik.

"Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tidak berwenang secara hukum mengabulkan penghentian penyidikan terhadap Cut Tari Aminah Anasya binti Joeransyah M. dan Luna Maya Sugeng," kata hakim, Florensani Susana.

Baca: Dilaporkan Berbuat Curang, Lima Timsel Komisioner KPUD Nias Selatan Diperiksa Inspektorat

Baca: Utak-atik Peta Koalisi Kubu Jokowi dan Prabowo, Mungkinkah Ada Poros Ketiga?

Sidang praperadilan ini diajukan Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI).

Melansir dari Kompas.com, LP3HI mengajukan permohonan agar menghentikan penyidikan terhadap Luna Maya dan Cut Tari karena status tersangka Luna Maya dan Cut Tari sudah menggantung selama delapan tahun.

Dalam pengajuan praperadilan tersebut, ada dua termohon yang disebutkan, yakni Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved