Rombongan Aparat Desa Baktiya ‘Terjebak’ Gempa di Lombok

Puluhan aparat desa dari Kecamatan Baktiya, Aceh Utara yang berangkat ke Nusa Tenggara Barat (NTB)

Rombongan Aparat Desa Baktiya ‘Terjebak’ Gempa di Lombok
Aparat desa dari Kecamatan Baktiya, Aceh Utara yang mengikuti bimbingan teknis (bimtek) ke Lombok pada Minggu (5/8/2018) malam terpaksa tidur di halaman hotel sampai pagi di kawasan Mataram 

* Harus Bermalam di Halaman Hotel

LHOKSUKON - Puluhan aparat desa dari Kecamatan Baktiya, Aceh Utara yang berangkat ke Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengikuti program bimbingan teknik (bimtek) ikut terjebak dalam guncangan gempa 7 SR yang terjadi pada Minggu (7/8) malam.

“Kami tiba di Lombok pada Minggu sore lalu pada malamnya terjadi gempa. Malam itu kami harus tidur di halaman hotel karena gempa susulan terus terjadi. Kamar hotel yang sudah dipesan tak ada yang berani menempati. Ada 60 aparat desa dari Baktiya yang malam itu tidur di halaman hotel depan Masjid Islamic Center,” kata Ketua Forum Keuchik Baktiya, Zulkarnaini kepada Serambi, Selasa (7/8).

Menurut Zulkarnaini, setelah dua hari berada di Lombok, mereka diberangkatkan ke Bandung untuk mengikuti program bimtek yang terpaksa dipindahkan ke sana.

Dikatakan Zulkarnaini, pada Senin (6/8) pagi pihaknya ikut menyumbangkan dana membangun tenda darurat untuk korban gempa yang selamat namun kehilangan tempat tinggal atau tak berani pulang ke rumah. “Setelah kami dirikan tenda untuk korban gempa, kami pun berangkat ke Bandung mengikuti bimtek. Karena dalam kondisi seperti itu tak mungkin lagi melaksanakan bimtek di Lombok,” katanya.

Ketua Forum Keuchik Seunuddon, Amiruddin kepada Serambi juga melaporkan kondisi serupa. “Kami juga tiba di Mataram pada Minggu sore dan malam harinya terjadi gempa. Suasananya sangat panik. Kami selamat dari bencana alam itu meski tempat pelaksanaan bimtek harus dipindah ke Bandung,” pungkas Amiruddin.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved