'Shining Monday', Gagasan Pemerintah Jepang Liburkan Pekerja di Hari Senin

Nah, karena program yang sebelumnya tidak berhasil, maka sekarang Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri telah datang dengan gagasan lainnya.

'Shining Monday', Gagasan Pemerintah Jepang Liburkan Pekerja di Hari Senin
HRinAsia.com
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM -  ‘I hate Monday’. Begitulah kira-kira yang sering banyak orang katakan jika sudah memasuki hari Senin.

Sebab, setelah akhir pekan yang menyenangkan, kita semua harus masuk kerja, sekolah, atau beraktivitas seperti biasa.

Nah, karena reputasi hari Senin begitu tidak menyenangkan bagi semua orang, pemerintah Jepang pun ingin memberi solusi.

Dilansir dari nextshark.com dari Japan Times, pemerintah Jepang, yang dalam hal ini adalah Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Perindustrian Jepang, berencana untuk memberi setiap orang libur di Senin pagi.

Baca: Budget Liburan ke Jepang Ala Backpacker, Bisa Di Bawah Rp 7 Juta Kalau Dapat Promo Pesawat

Iya libur. Tapi dengan syarat mereka bekerja lembur pada hari Jumat terakhir setiap bulan.

Gagasan pemerintah Jepang ini disebut “Shining Monday”.

Alasan lain dari ide ini adalah pemerintah Jepang ini meminimalkan dampak budaya kerja berlebihan di Jepang dan ingin karyawan terbebas dari rasa takut karena harus datang bekerja pada Senin pagi.

Menurut Soranews24, gagasan ini adalah spin-off dari program awal pemerintah yang disebut "Premium Friday".

Di mana perusahaan yang memungkinkan karyawan untuk berangkat lebih awal pada hari Jumat terakhir setiap bulan untuk membantu meningkatkan keseimbangan kerja / kehidupan pekerja.

Program ini diluncurkan tahun lalu.

Halaman
12
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved