VIDEO - TGB Menangis saat Kunjungi Lokasi Gempa, Lombok Utara Wilayah Paling Parah

Kerusakan yang terjadi akibat gempa itu membuat Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) meneteskan air mata.

VIDEO - TGB Menangis saat Kunjungi Lokasi Gempa, Lombok Utara Wilayah Paling Parah
kolase TribunSolo.com
Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) 

SERAMBINEWS.COM - Gempa yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya pada Minggu (5/8/2018) masih menyisakan duka mendalam.

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 105 orang meninggal dunia.

"Sampai dengan siang ini, total 105 orang meninggal dunia, yang terdapat di Kabupaten Lombok Utara 78 orang, Kabupaten Lombok Barat 16 orang, Kota Mataram 2, Kabupaten Lombok Timur 2 orang, dan Kota Denpasar 2," di kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa (7/8/2018).

Sementara itu, ada 236 korban mengalami luka-luka.

Baca: Terkait Kasus Suap Irwandi Yusuf, KPK Panggil Sesditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri

Baca: Viral! Nangis Tersedu Nyanyikan Indonesia Raya, Ekspresi Pemain Timnas U-16 Buat Netter Bangga

Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh.

Selain itu, tercatat ada 20.000 orang yang mengungsi di beberapa titik pengungsian.

BNPB mencatat, kerusakan terparah ada di Lombok Utara karena dekat dengan pusat gempa.

Rumah-rumah di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur yang sebelumnya hanya rusak ringan karena diguncang gempa 6,4 SR pada 29 Juli 2018 lalu menjadi rusak berat akibat guncangan gempa bermagnitudo 7 pada hari Minggu.

Kerusakan yang terjadi akibat gempa itu membuat Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) meneteskan air mata.

Hal itu diketahui dari postingan video yang diunggah di akun TGB yang terverifikasi, Selasa (7/8/2018) malam.

Baca: Kakek Ini Pasang 11 Ponsel di Sepedanya Demi Main Pokemon Go, Tiap Bulan Habiskan Rp 21 Juta

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help