VIDEO - Wali Nanggroe Prihatin saat Mendengar Artefak Sejarah Aceh Banyak Dijual ke Luar Negeri

Saat mengunjungi koleksi Pedir Museum, MAPESA dan Cisah, Wali Nanggroe menyesali pembangunan di Aceh yang mengabaikan keindahan masa lalu.

VIDEO - Wali Nanggroe Prihatin saat Mendengar Artefak Sejarah Aceh Banyak Dijual ke Luar Negeri
Serambinews

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Alhaytar prihatin saat mendengar bahwa ribuan artefak peniggalan sejarah Aceh dijual ke luar negeri. Hal itu ia dengar saat mengunjungi Aceh History Expo di Komplek Museum Aceh, Selasa (7/8/2018).

Wali Nanggroe Aceh yang meninjau langsung pameran itu melihat beberapa koleksi milik pribadi maupun kelompok peserta pameran. Saat mengunjungi koleksi Pedir Museum, MAPESA dan Cisah, Wali Nanggroe menyesali pembangunan di Aceh yang mengabaikan keindahan masa lalu.

Baca: Ingin Perbaiki Arsip, Datang ke Stan Dinas Perpustakaan

Baca: Duta Sadar Hukum Aceh Utara dan Lhokseumawe Terpilih

Baca: Butuh ‘Tujuh Mata’ di Simpang Tujuh Uleekareng

Malik Mahmud pun menyesali saat ia dengar bahwa ratusan mata uang Aceh telah dijual ke luar negeri. Pameran yang diikuti oleh para penggiat Sejarah Aceh ini juga untuk memeriahkan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke 7.

Penulis: RA Karamullah
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help