PKA 7

Presiden DMDI Kunjungi Alquran Kuno

Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), Tan Sri Mohd Ali Rustam mengunjungi Alquran kuno di Anjungan

Presiden DMDI Kunjungi Alquran Kuno
PRESIDEN DMDI, Tan Sri Mohd Ali Rustam didampingi Bupati Nagan Raya, M Jamin Idham melihat Alquran kuno di Anjungan Nagan Raya Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII di Banda Aceh, Selasa (7/8). 

SUKA MAKMUE - Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), Tan Sri Mohd Ali Rustam mengunjungi Alquran kuno di Anjungan Nagan Raya pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, Selasa (7/8).

Kedatangan Presiden DMDI disambut langsung oleh Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham. Selain meninjau Alquran kuno, Mohd Ali Rustam juga menonton rapai debus salah satu atraksi kesenian yang ditampilkan di anjongan. Tan Sri Mohd Ali Rustam tercatat sebagai Ketua Menteri (Gubernur) Melaka ke-9 masa jabatan 3 Desember 1999 - 7 Mei 2013.

Presiden DMDI Tan Sri Mohd Ali Rustam melihat Alquran kuno yang berusia ratusan tahun ini dipajang khusus di Anjungan Nagan Raya, dengan kondisi saat ini terlihat sudah usang dan rapuh.

Kabag Humas dan Protokol Setdakab Nagan Raya, Drs Said Amri yang juga Ketua Bidang Publikasi Panitia PKA-7 kepada Serambi, Rabu (8/8) melaporkan, ukuran Alquran jauh lebih besar daripada Alquran pada umumnya. Tulisannya pun ditulis tangan pada lembaran daun iboh yang tampak sudah usang.

Ia menambah, menurut keterangan salah seorang panitia di anjungan itu, Alquran tersebut didatangkan dari Museum Sejarah di Nagan Raya. Tak hanya itu, di Museum Nagan Raya ada 60 Alquran kuno, tapi tidak dibawa ke acara PKA, karena ditakutkan akan rusak. “Alquran ini semuanya ada 60 buah, tapi yang kami bawa ke PKA hanya satu yang berukuran besar,”kata Said Amri.

Dengan adanya benda-benda kuno tersebut Nagan Raya telah memperoleh piagam dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan koleksi Alquran kuno terbanyak.

Alquran yang berusia ratusan tahun tersebut dijaga ketat oleh panitia setempat dengan dibalut kain berwarna putih dikarenakan tingginya nilai historis pada benda tersebut dan ditakutkan akan rusak jika tidak dijaga dengan hati-hati.

Disebutkan, selain menampilkan Alquran kuno, juga beberapa benda bersejarah lainnya seperti pedang, rencong, replika pakaian jadul, kue tradisional beserta pelaminan khas daerah tersebut.

Kontingen Nagan Raya juga berhasil memperoleh juara 5 dalam pertandingan catur Aceh di PKA, yang berlangsung di Museum Aceh, Banda Aceh, Selasa (7/8). Keberhasilan Nagan Raya dengan menurunkan pemain muda, Muklis asal SMA Negeri 2 Kuala, setelah mengalahkan sejumlah lawan hingga babak penentuan pertandingan catur Aceh.

Salah satu panitia PKA Nagan Raya, Halaina SE mengatakan, Muklis berhasil meraih juara 5 catur Aceh. “Nagan Raya masuk kategori 5 besar dari 6 juara yang mendapatkan hadiah,” katanya.(c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved