PKA 7

Stan Aceh Timur Sediakan Madu Asli dari Hutan KEL

Jika pengunjung Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII ingin mendapatkan madu asli dari hutan alami

Stan Aceh Timur Sediakan Madu Asli dari Hutan KEL

BANDA ACEH - Jika pengunjung Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII ingin mendapatkan madu asli dari hutan alami dengan harga terjangkau, silakan datang ke stan Expo Aceh Timur di Blang Padang Banda Aceh. Madu asli tersebut disediakan selama berlangsungnya pergelaran PKA yang berlangsung hingga 15 Agustus.

Di stan Aceh Timur, madu lebah asli dari hutan alami ini dijual di bawah harga normal. Madunya dijamin asli dan mudah untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh, karena sudah diisi dalam botol dengan berbagai ukuran.

Jika anda pulang tanpa lebih dulu mengunjungi stan Aceh Timur, maka terasa kurang lengkap selama anda berada di Banda Aceh menyaksikan pergelaran PKA ke-7. Karena itu ayo segera ke stan expo Aceh Timur untuk mendapatkan madu asli dari hutan kawasan ekosistem leuser (KEL) tersebut.

Untuk diketahui, madu asli tersebut diambil oleh masyarakat dari sarang lebah yang berada di atas pohon raja yang hidup di hutan alami dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) di pedalaman Aceh Timur.

Beberapa pengunjung yang datang ke stan Aceh Timur, sempat menguji keaslian madu. Mereka pun mengakui bahwa madu yang disediakan di stan expo Aceh Timur bukan madu oplosan yang biasanya dibuat dari sari nenas yang dicampur gula jawa.

“Madunya asli dan saya beli dua botol dengan ukuran 300ml dan 1.000ml, karena harganya terjangkau,” kata Iskandar, seorang pengunjung asal Aceh Barat di stan di Aceh Timur, Rabu (8/8) malam.

Sementara itu, Bupati Aceh Timur, H Hasballah bin HM Thaib yang akrap disapa Rocky, ketika berkunjung ke stan expo Aceh Timur Senin (6/8) menjelaskan, madu asli berasal dari sarang lebah yang berada di atas pohon raja. “Biasanya sarang lebah di kawasan hutan di pedalaman Aceh Timur ini berada di ketinggian 50 hingga 70 meter. Artinya, untuk mendapatkan madu ini masyarakat kita butuh keberaniaan dan perjuangan besar dengan memanjat pohon besar dan tinggi,” kata Rocky.

Untuk menyediakan madu asli sebagai bentuk peningkatan ekonomi masyarakat, bupati mengaku pihaknya bersama lembaga peduli lingkungan sudah mulai melakukan budidaya madu di beberapa lokasi, di antaranya di Lokop dan Bunin, Kecamatan Serbajadi.

“Jika nanti hasilnya maksimal, maka pihaknya akan mengalokasi dana untuk peternak madu guna memperluas titik budidaya madu ini, sehingga nantinya madu alam yang melimpah ini bisa dijual ke pasar yang lebih luas,” kata Rocky.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help