Luar Negeri

Calon Jamaah Haji Kanada Khawatirkan Cara Pulang dari Saudi, Biayanya Bisa Naik Tajam

Permintaan publik Kanada kepada Kerajaan Saudi untuk "segera membebaskan" aktivis hak asasi manusia yang dipenjara, membuat marah Arab Saudi.

Calon Jamaah Haji Kanada Khawatirkan Cara Pulang dari Saudi, Biayanya Bisa Naik Tajam
ANADOLU AGENCY/MUSTAFA CIFTCI
Jamaah Haji melaksanakan Tawaf, Kamis (9/8/2018). Rangkaian ibadah haji tahun ini akan berlangsung pada 19-24 Agustus. 

Al Madina Haji Travel di Toronto setiap tahun mengkoordinasikan paket perjalanan haji untuk ratusan calon jamaah haji di Saudi Airlines.

Perusahaan itu mengatakan maskapai "menjanjikan kita untuk melakukan penerbangan alternatif melalui Dubai atau Mesir atau negara lain."

Namun manajer perjalanan Faez Yahya mengatakan bahwa detail pengaturan tidak tegas sehingga pelanggan benar-benar tidak tahu apa yang diharapkan.

Biaya perjalanan bisa meningkat hingga menjadi sekitar $ 15.000 (sekitar Rp 216 juta).

Omar Alghabra dari Kementerian Luar Negeri Kanada mengatakan ada banyak "kecemasan yang sah."

"Banyak yang khawatir bahwa mereka mungkin tidak dapat melakukan haji dan kehilangan banyak dari deposit mereka jika tidak seluruh pembayaran yang mereka buat untuk perjalanan itu," katanya.

"Bukan hanya kehilangan mimpi yang mereka miliki, tetapi juga sumber keuangan."

(Baca: Filosofi Haji)

(Baca: Jamaah Haji Asal Aceh Mulai Terima Dana Baitul Asyi, Totalnya Lebih 20 Miliar Rupiah)

Sementara Arab Saudi, telah melakukan berbagai langkah, termasuk membekukan semua perdagangan baru dengan Kanada, satu komoditas tidak akan terpengaruh.

Menteri Energi Arab Saudi, Khalid al-Falih mengatakan minyak, di mana Kanada memasok sekitar 15 persen minyak dari Saudi Arabia, akan terus mengalir.

Ia menegaskan, negara itu memiliki "kebijakan yang kuat dan tahan lama" bahwa pasokan minyak tidak terpengaruh oleh pertimbangan politik.(Anadolu Agency)

Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help