Inilah Jaroe Kamoe, “Pendekar” Tambal Sulam dari Seberang

Nama Jaroe Kamoe kami pilih karena grup kami adalah grup crafter-crafter Aceh yang bergerak di bidang handmade.

Inilah Jaroe Kamoe, “Pendekar” Tambal Sulam dari Seberang
SERAMBINEWS.COM/NANI HS
Salah satu pojok Stand Jaroe Kamoe di Aceh Expo di Blangpadang, Banda Aceh. 

Menurut Fina untuk produk Jaroe Kamoe juga di-support oleh  para crafter Banda Aceh yang bergabung dalam group Cineuba (Crafter Ija Beuneung Banda Aceh).

Jadi bisa Anda reka-reka sendirilah berapa banyak produk yang diboyong ke arena pameran.

Dari yang dihargakan Rp 15 ribu hingga seharga Rp5 juta per potong. Yang jelas omset Jaroe Kamoe rata-rata 4-5 juta rupiah per hari.

Nah, hitung sajalah, sudah seberapa gembungnya saku Jaroe Kamoe? Kalikan saja bilangannya, sejak hari pembukaan arena Aceh Expo Blangpadang pada 4 Agustus 2018 hingga hari ini misalnya? Halo para crafter Aceh, bek tahe gante (termenung/bengong), rajin-rajinlah mengisi waktu dengan patchwork dan quilting. Ternyata Beruang loh. Semoga pemerintah sedikit banyak mau membantu, terutama pemasarannya. Ya kan?

Penulis: Nani HS
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help