Kisah Penderita Kanker Kulit di Aceh Timur yang Terpaksa Jual Semua Hartanya untuk Biaya Pengobatan

Rahmi mengaku kesulitan dan tidak mampu lagi melanjutkan pengobatan kaki suaminya itu karena biayanya sangat tinggi.

Kisah Penderita Kanker Kulit di Aceh Timur yang Terpaksa Jual Semua Hartanya untuk Biaya Pengobatan
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Saiful Adi didampingi istrinya Rahmi memperlihatkan kanker kulit yang menggerogoti kakinya saat Serambinews.com dan TKSK Idi Rayeuk menjenguknya di Gampong Keutapang Mameh, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Kamis (9/8/2018). 

Baca: BPJS Kesehatan Batasi Rehabilitasi Medik, Pasien akan Dibebani Biaya Pengobatan

Tapi nahas, setelah mulai agak membaik, ungkap Rahmi, kaki suaminya itu kembali terkena buah sawit yang terlepas dari tangan suaminya sedang bekerja memanen sawit.

“Kemudian kaki suami saya bengkak hingga ke lutut, sehingga ia demam tidak berdaya,” ungkap Rahmi.

Setelah dijenguk oleh ibu dan ayah Nur Hasanah dan M Yusuf, jelas Rahmi, keluarga membawa Saiful ke RSUD dr Zubir Mahmud, Aceh Timur. Saiful pun menjalani serangkaian pemeriksaan di rumah sakit.

“Setelah diperiksa, dokter mengatakan suami saya menderita leukosit dengan bakteri mencapai 30 ribu, dan ternyata bengkak tersebut telah mengandung nanah,” jelas Rahmi.

Selanjutnya, tepat pada Hari Meugang Ramadhan 1439 H, kata Rahmi, pihak rumah sakit melakukan operasi terhadap Saiful untuk mengelurkan nanah tersebut.

Setelah menjalani rawat inap selama 7 hari RSUD dr Zubir Mahmud, kata Rahmi, pihak rumah sakit merujuk Saiful untuk melanjutkan pengobatan ke RSUD Zainoel Abidin di Banda Aceh.

“Tapi karena takut diamputasi, lalu kami bawa suami saya berobat ke klinik perawatan luka di Kota Langsa,” ungkap Rahmi.

Baca: Pengobatan Alami dengan Kunyit, Bahaya atau Tidak? Berikut Penjelasan dari Ahlinya

Setelah 8 kali menjalani perawatan di klinik tersebut, luka pada kaki Saiful sudah mulai membaik.

Tapi, karena tingginya biaya pengobatan sehingga kini Saiful berhenti berobat di klinik Kota Langsa tersebut dan melanjutkan pengobatan di rumahnya.

Kini Saiful dirawat di rumah dengan cara home visit oleh petugas medis dari klinik di Idi Cut.

Halaman
1234
Penulis: Seni Hendri
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved