Lion Air Layani Banda Aceh Madinah

Maskapai penerbangan Lion Air membuka rute baru yang melayani Banda Aceh Madinah. Rute penerbangan khusus

Lion Air Layani Banda Aceh Madinah
GENERAL Manager Service Lion Air Group, Ari Azhari saat launching penerbangan langsung Banda Aceh Madinah di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Kamis (9/8). 

BANDA ACEH - Maskapai penerbangan Lion Air membuka rute baru yang melayani Banda Aceh Madinah. Rute penerbangan khusus untuk umrah ini akan beroperasi mulai 6 Oktober 2018. Aceh menjadi kota ke 8 yang dilayani Lion Air untuk penerbangan langsung ke Madinah.

Kepastian itu diungkapkan General Manager Service Lion Air Group, Ari Azhari kepada Serambi saat launching penerbangan Banda Aceh Madinah di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Kamis (9/8). “Selama ini kan banyak jamaah umrah kita yang ibadah umrahnya melalui tempat lain, atau negara lain, atau kota lain. Nah, kita melihat kasihan kalau harus melalui daerah lain, sedang kita punya pesawat yang bisa terbang langsung ke tujuan, misalnya ke Madinah untuk ibadah,” ujarnya.

Launching penerbangan rute baru tersebut, turut mengundang pihak Pemerintah Aceh, DPRA, dan Kemenag Aceh. Selain tentu saja para pelaku bisnis travel umrah di Aceh dan Sumatera Utara sejumlah 52 travel.

Ari menjelaskan, kemudahan bagi jamaah yaitu tidak harus transit. Dari segi waktu keberangkatan juga dinilai sangat efektif yaitu terbang pukul 09.45 WIB dan tiba di tujuan pukul 15.45 LT. Sehingga dengan efektifnya waktu, pelaksanaan ibadah jamaah juga lebih maksimal.

“Kita melihat potensi jamaah yang ingin melakukan ibadah umrah besar. Cuma selama ini, harus melalui daerah lain. Ini tentu harga juga nambah cost nya. Jadi dengan penerbangan langsung ini tidak ada penambahan cost, tentu juga harganya sesuai dengan kantong mereka,” tambah Ari.

Ari menjelaskan, satu pesawat Lion Air mempunyai kapasitas 180 seat. Untuk jamaah umrah disediakan 176 seat dan sisanya 4 seat diperuntukkan bagi teknisi dan FO maskapai. Penerbangan umrah langsung dari Banda Aceh Madinah tersebut nantinya akan beroperasi sepekan sekali, yaitu terbang setiap Sabtu dan akan tiba kembali pada Rabu di Banda Aceh. Kepulangan via Jeddah pada Selasa pukul 23.55 LT dan tiba di Banda Aceh pukul 13.55 WIB.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Umrah, Tour, dan Travel Belangi, Ricky Alfanda menjelaskan, selain efektifitas waktu, penerbangan langsung Banda Aceh Madinah akan meminimalisir penipuan terhadap jamaah. Hal itu menjadi keunggulan bagi jamaah yang memakai jasa travel yang bekerjasama dengan maskapai Lion Air.

“Penebangan langsung ini untuk bisa memudahkan masyarakat Aceh menunaikan ibadah suci. Lion Air di Asia punya akses kota kota kecil untuk diakses ke Saudi Arabia. Pesawat terbang ini mempunyai banyak flight karena kerjasama yang baik dengan pihak Kerajaan Arab Saudi,” beber Ricky Afanda.

Ia menambahkan, dengan adanya penerbangan langsung ini maka otomatis menekan harga tiket pesawat, yang biasanya Rp 11 juta Rp 13 juta menjadi Rp 10,9 juta (pulang pergi). Tarif ini berlaku tetap karena menggunakan kurs rupiah, sehingga tidak terpengaruh dollar yang fluktuatif.(rul)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help