Negara Ini Tak Punya Pasukan Militer Karena Tak Mau Bayar Gaji Tentara

Dan pemerintah Liechtenstein akan dengan sangat bijak berkata "Tidak apa-apa. Kita tetangga, kadang hal-hal seperti itu bisa terjadi,".

Negara Ini Tak Punya Pasukan Militer Karena Tak Mau Bayar Gaji Tentara
Tentara Amerika Serikat (Zimbio) 

Parlemen negara menangkap peluang ini dengan dalih bisa menghemat pengeluaran negara.

Baca: Puasa Tarwiyah, Ibadah Sunnah Jelang Idul Adha 1439 H, Ini Niat dan Keistimewaannya

Awalnya, Pangeran Liechtenstein tidak setuju karena khawatir dengan keamanan negaranya sendiri.

Suara Pangeran kalah dari anggota parlemen hingga akhirnya pada 12 Februari 1868, pasukan militer Liechtenstein dibubarkan untuk selamanya.

Baca: Abusyik Lantik Komisioner KIP Pidie: Jangan Coba-coba Jalankan Tugas di Luar Aturan

Rupanya kekhawatiran sang pangeran saat itu tidak terbukti.

Liechtenstein disebut sebagai salah satu negara dengan tingkat kejahatan terendah di dunia.

Penjara hanya diisi oleh beberapa narapidana dengan hukuman kurangg dari dua tahun.

Kepolisian Nasional Liechtenstein saat ini bertanggung jawab penuh untuk menjaga ketertiban dan keamanan dalam negeri.

Sekitar lebih dari 200 anggota kepolisian semua dilengkapi dengan senjata api kecil.

Bagaimana jika sampai terjadi perang?

Negara penuh damai, Liechtenstein
 

Halaman
123
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved