Kejari Agara Akan Kumpulkan Data Monografi Desa

Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tenggara (Agara) akan mengumpulkan data proyek pengadaan monografi

Kejari Agara Akan Kumpulkan Data Monografi Desa
Internet
Ilustrasi 

KUTACANE - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tenggara (Agara) akan mengumpulkan data proyek pengadaan monografi atau profil desa 2016. Kejaksaan akan meneliti terlebih dahulu kasus tersebut, apakah dapat dilakukan penyelidikan atau tidak.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Agara, Fithrah SH, Jumat (10/8) mengatakan pendataan itu, berdasarkan informasi LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Agara. “Kami akan segera mengumpulkan data pengadaan monografi desa tahun 2016 dari beberapa kecamatan dalam waktu dekat ini,” jelasnya.

Sedangkan Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Agara, Muhammad Saleh Selian, mengatakan kasus monografi desa 2016 harus dapat dituntaskan secepatnya. Dia menduga, ada kejahatan terorganisir dalam proyek pengadaan monografi desa 2016 di beberapa kecamatan.

Sebelumnya, LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara menyorot pengadaan monografi atau profil desa dan tanah desa 2016. Untuk profil desa dengan anggaran sampai Rp 30 juta, dinilai jadi proyek mubazir dan tidak bermanfaat bagi masyarakat.

Bupati LIRA Agara, M Saleh Selian, Rabu (8/8) mengatakan pengadaan monografi 2016 dan tanah desa 2016-2017 harus segera mendapat perhaitan Kejaksaan Negeri (Kejari) Agara. Dia beralasan, pengadaan tanah diduga dibeli dengan harga kemahalan, tidak melibatkan tim konsultan penilai dari Pemkab Agara.

M Saleh Selian menyatakan anggaran profil desa mencapai Rp 30 juta per desa dan telah dilaksanakan di Kecamatan Ketambe, Badar, Leuser, Bambel dan sebagian Kecamatan Lawe Sigala-gala.(as)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved