Pegadaian Terima Sertifikat Tanah

Sejak 1 Juli 2018, PT Pegadaian (Persero) Banda Aceh sudah mulai menerima gadai sertifikat tanah (rahn tasjily) atau bangunan

Pegadaian Terima  Sertifikat Tanah
Pegadaian 

* Untuk Pinjaman Maksimal Rp 200 Juta

BANDA ACEH - Sejak 1 Juli 2018, PT Pegadaian (Persero) Banda Aceh sudah mulai menerima gadai sertifikat tanah (rahn tasjily) atau bangunan. Peruntukannya untuk pelaku usaha mikro dan sektor pertanian. Jumlah besaran pinjaman yang diberikan mulai Rp 1 juta hingga maksimal Rp 200 juta dengan batas waktu pinjaman setahun hingga lima tahun.

Hal ini disampaikan Asisten Manajer Penjualan Deputy Bisnis Area Pegadaian Banda Aceh, Ronal Fahrizan kepada Serambi, Jumat (10/8). Ia menyebutkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi nasabah untuk mendapatkan pinjaman tersebut. (Baca syarat gadai sertifikat tanah).”Selanjutnya untuk proses pencairan dana lebih kurang satu minggu, karena setelah semua persyaratan dipenuhi, maka kita akan menilai lagi jaminannya yang bekerja sama dengan beberapa pihak, seperti notaris, dan BPN yang akan melakukan uji fisik terhadap tanah tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Ronal menambahkan untuk biaya-biaya yang wajib dikeluarkan (muknah) sebesar satu persen per bulan dari taksiran tanah atau bangunan tersebut. Produk terbaru dari Pegadaian ini berlaku di seluruh kantor cabang Pegadaian di sembilan kabupaten/kota di Aceh, yaitu di Banda Aceh, Keutapang Aceh Besar, Bireuen, Lhokseumawe, Langsa, Kuala Simpang, Meulaboh, Blang Pidie, dan Tapaktuan.

“Boleh juga apabila ada yang mengajukannya melalui outlet atau unit Pegadaian di kabupaten/kota masing-masing, selanjutnya akan diarahkan ke cabangnya,” ujarnya.

Menurutnya dari sembilan cabang, lima cabang sudah ada nasabahnya dan empat cabang lagi dalam tahap pencairan dana. Dikatakan, di Langsa, Idi, dan Lhoksukon banyak masyarakat bergerak di sektor pertanian sehingga masyarakat banyak yang membutuhkan pembiayaan dengan jaminan surat tanah. “Maka hal ini kita akomodir, dan ini produknya murni syariah,” kata Ronal Fahrizan.

Kemarin, Deputi Bisnis Pegadaian Area Banda Aceh, Ferry Hariawan melakukan pertemuan dengan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman di Pendopo Wali Kota, Banda Aceh. Dalam pertemuan itu disampaikan peran pihak perbankan, dan lembaga keuangan lainnya termasuk Pegadaian sangat diperlukan dalam mendongkrak perekonomian suatu daerah. (una)

syarat gadai sertifikat tanah
* Foto copy KTP suami istri bagi yang sudah berkeluarga
* Kartu keluarga
* Buku nikah
* Rekening listrik terakhir
* Surat keterangan usaha dari keuchik setempat
* Sertifikat Hak Milik (SHM).

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help