Warga Tolak Keuchik Lama, Dukung Pjs

Sekitar 100 warga dari dua desa di Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Jumat (10/8) melancarkan demo ke kantor bupati

Warga Tolak Keuchik  Lama, Dukung Pjs
Sekitar 100 orang lebih warga dari dua desa meliputi Desa Palimbungan dan Pasi Meugat, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, melancarkan aksi ke kantor bupati, Kamis (9/8). Aksi tersebut menolak Pj keuchik dan meminta keuchik yang dicopot bupati untuk dikembalikan ke jabatan semula. 

MEULABOH- Sekitar 100 warga dari dua desa di Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Jumat (10/8) melancarkan demo ke kantor bupati. Massa dari kubu mendukung Pemkab Aceh Barat ini menyatakan dukungan terhadap penunjukan pejabat sementara (Pjs) keuchik dan menolak keuchik lama. Massa datang menumpang sejumlah mobil bak terbuka serta membawa sejumlah atribut bertuliskan mendukung Pjs keuchik yang telah ditunjuk oleh bupati.

Massa meneriakan yel-yel mendukung Pjs Keuchik Palimbungan Amran dan Pjs Keuchik Pasi Meugat Zamzami serta menolak keuchik yang telah dipecat yakni mantan Keuchik Palimbungan, Zainuddin dan Keuchik Pasie Meugat Nyak Ali. Saat berada di kantor bupati, massa diterima perwakilan oleh Sekda Adonis, Asisten III Edi Juanda, Camat Kaway XVI, Yusrizal dan pejabat lainnya.

“Kami mendukung Pjs keuchik yang telah dilantik oleh Pemkab. Kami menolak keuchik lama yang telah diberhentikan,” kata M Sufi, koordinator aksi tersebut. Dikatakannya, massa datang kemarin dari dua desa meminta Pemkab mengabaikan apa yang menjadi tuntutan massa sebelumnya. Serta meminta Pemkab tegas terhadap keuchik lama yang masih menguasai aset untuk segera menyerahkannya kepada Pjs keuchik yang baru.

“Kami menuntut keadilan. Kami mendukung Pjs keuchik,” tambah M Nur, peserta aksi. Setelah aspirasi disahuti pihak Pemkab, massa dari dua desa kembali membubarkan diri. Persoalan ini kemudian disepakati untuk diserahkan kepada Muspika Kaway XVI.

Beri Waktu Tiga Hari
Sementara itu Sekda Adonis dalam pertemuan dengan massa yang berdemo mengatakan Pemkab memberikan waktu tiga hari kepada pihak kecamatan untuk menyelesaikan tuntutan warga. Namun bila tidak selesai dalam waktu tersebut agar dapat diteruskan kepada penegak hukum.

“Kami berikan waktu tiga hari agar persoalan ini dapat diselesaikan di tingkat kecamatan,” kata Adonis. Sementara itu Camat Kaway XVI, Yusrizal mengatakan pihaknya akan membahas persoalan ini dengan Danramil dan Kapolsek serta masyarakat.(riz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved