Bocah Ini Surati Ibunda Jokowi Minta Ayahnya Dibebaskan dari Penjara, 'Adik Saya Selalu Menangis'

Dalam suratnya, siswa kelas VIII SMP ini menyebut ayahnya bukan seorang penjahat sehingga tidak selayaknya dipenjara.

Bocah Ini Surati Ibunda Jokowi Minta Ayahnya Dibebaskan dari Penjara, 'Adik Saya Selalu Menangis'
Kolase TribunMedan/Kompas.com
Jokowi dan Sudjiatmi - Surat yang ditulis oleh Genta (13) untuk Ibunda Joko Widodo, Sudjiatmi, berisi tentang keinginannya agar ayahnya, Sukemi dibebaskan dari penjara. Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Bocah Sukoharjo Surati Ibu Jokowi Minta Keadilan untuk Ayahnya, 'Setiap Saya Sekolah Adik Menangis', http://jatim.tribunnews.com/2018/08/12/bocah-sukoharjo-surati-ibu-jokowi-minta-keadilan-untuk-ayahnya-setiap-saya-sekolah-adik-menangis?page=3. Editor: Ani Susanti 

SERAMBINEWS.COMBocah Sukoharjo Surati Ibu Jokowi Minta Keadilan untuk Ayahnya, 'Setiap Saya Sekolah Adik Menangis'

Pengoperasian pabrik serat rayon oleh PT Rayon Utama Makmur (RUM) di Sukoharjo, Jawa Tengah, sejak Oktober tahun lalu mengakibatkan pencemaran udara dan air.

Dilansir dari Kompas.com, proses produksi mengakibatkan air sungai di daerah sekitar wilayah pabrik di Dusun I, Plesan, Nguter, Kabupaten Sukoharjo tercemar dan berbau busuk.

Warga mencoba melakukan perlawanan, mulai dari menggelar negosiasi damai, demonstrasi, hingga aksi pembakaran bangunan.

Dalam serangkaian aksi perlawanan ini, tujuh aktivis lingkungan ditangkap dan kini mendekam di Lapas Kedungpane, Semarang.

Baca: Sepak Bola Asian Games, Malam Ini Palestina Vs Laos dan Indonesia Vs Taiwan

Baca: Ada yang Tahan Sampai 3 Tahun, Ini 5 Makanan Darurat Saat Gempa di Jepang

Salah satu dari ketujuh aktivis itu adalah Sukemi, seorang buruh tani yang memperjuangkan lingkungannya.

Ia divonis hukuman penjara selama 2 tahun 3 bulan dalam sidang yang digelar Selasa (7/8/2018).

Pada Sabtu (11/8/2018), Kompas.com berhasil menghubungi istri Sukemi, Veny Ike Anjarwati yang kemudian menceritakan masalah ini.

Veny berkisah, pada 23 Februari lalu suaminya pergi ke pabrik PT RUM saat kerusuhan dan pembakaran sudah terjadi.

“Setahu saya Mas Kemi pergi dari rumah jam 14.30 sore bersama anak-anak. Saat itu pembakaran sudah terjadi sejak pukul 13.00. Tapi kurang tahu juga kenapa suami saya ikut ditahan, mungkin lagi apes,” ujar ibu tiga anak ini.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help