Kesehatan

Dapatkah Virus HIV Menular Lewat Ciuman? Ini Faktor dan Tanda Seseorang Terinveksi

Belum ditemukan kasus penularan HIV melalui air ludah, setidaknya cara penularan ini masih terbilang sangat rendah.

Dapatkah Virus HIV Menular Lewat Ciuman? Ini Faktor dan Tanda Seseorang Terinveksi
India.com

Mengurangi Resiko

Seseorang dapat mengurangi lebih rendah risiko penularan HIV dari seks oral dengan menjaga pasangan pria mereka dari ejakulasi di mulut mereka. Hal ini bisa dilakukan dengan mengeluarkan mulut dari penis sebelum ejakulasi, atau dengan menggunakan kondom.

Baca: Waspadalah, Terlalu Banyak Olahraga Berdampak Buruk pada Kesehatan Mental

Menggunakan penghalang seperti kondom selama seks oral dapat mengurangi risiko penularan HIV, PMS, dan hepatitis lainnya.

Risiko penularan HIV melalui seks oral ini bahkan lebih rendah lagi jika pasangan HIV-negatif minum obat untuk mencegah HIV (profilaksis pra pajanan atau PrPP) atau pasangan HIV-positif minum obat untuk mengobati HIV (terapi antiretroviral atau ART) dan ditekan secara viralnya.

Bisakah tertular HIV lewat ciuman?

Sementara itu, Dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, dalam acara pengumuman hasil survei global mengenai perilaku seksual yang diadakan Durex di Jakarta, pada November 2011 lalu, memaparkan bahwa penularan HIV lewat oral seks bisa terjadi jika pelakunya sedang menderita sariawan atau sedang mengalami jenis luka lainnya. Maka penyeberan virus dimungkinkan bisa terjadi. Meski risikonya sendiri hanya 5 persen saja.

Selain kontak mulut dengan alat kelamin, ciuman mulut pun berisiko menularkan penyakit jika ada lesi di sekitar mulut sampai kerongkongan.

Baca: Mengapa Banyak Pria Hidup Melajang? Riset Mengungkapkan Alasannya

"Terlebih lagi kalau jenis ciumannya dalam, seperti french kiss," imbuhnya sebagaimana dilansir kompas.com.

Apabila mulut berada dalam kondisi bersih dan sehat, maka cairan sperma atau ludah yang tertelan tidak bisa menularkan HIV/AIDS. "Virusnya akan mati oleh asam lambung," paparnya.

Hubungan seksual, baik melalui anal, oral, maupun genital, yang dilakukan tanpa menggunakan kondom dengan orang yang kemungkinan terinfeksi HIV berpotensi tinggi menularkan HIV/AIDS. Dalam hal ini, menurut Boyke, risiko penularannya sekitar 70 hingga 80 persen.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved