Kesehatan

Dapatkah Virus HIV Menular Lewat Ciuman? Ini Faktor dan Tanda Seseorang Terinveksi

Belum ditemukan kasus penularan HIV melalui air ludah, setidaknya cara penularan ini masih terbilang sangat rendah.

Dapatkah Virus HIV Menular Lewat Ciuman? Ini Faktor dan Tanda Seseorang Terinveksi
India.com

HIV dapat masuk ke dalam darah pada saat berhubungan seks tanpa kondom.

HIV dapat menular dari darah orang yang terinfeksi , air mani, atau cairan vagina langsung ke aliran darah orang lain atau melalui selaput mukosa yang berada di bagian dalam vagina, penis atau dubur

Selain itu HIV dapat menular melalui darah misalnya pada seseorang yang mendapat tranfusi darah yang mengandung HIV atau alat suntik  dan alat medis yang tidak steril. (*)

Tanda Seseorang Terinfeksi HIV

Kebanyakan orang yang terinfeksi HIV tidak mengetahui bahwa dirinya telah terinfeksi HIV.

Karena setelah HIV masuk ke dalam darah, beberapa orang hanya mengalami gejala yang mirip gejala flu seperti meriang, nyeri otot selama 1-2 minggu.

Selanjutnya selama kurang lebih tiga bulan pertama atau disebut masa inkubasi, dimana virus HIV mulai berkembang biak di dalam darah, namun belum menimbulkan gejala yang jelas dan pemeriksaan laboratorium juga masih negatif.

Ketua Tim HIV AIDS RS Panti Rapih dr David Wibowo mengatakan, tiga bulan pertama virus memasuki masa senyap yaitu di dalam tubuh memperbanyak diri.

Baca: Sederet Fakta di Balik Kemenangan Timnas Indonesia di AFF U-16 2018, Pecahkan Kutukan 16 Tahun

Selama masa tiga bulan pertama tidak bisa mendeteksi HIV.

"Periode jendela yaitu selama 0-3 bulan pasca pertama kali tertular HIV.  Selama 3 bulan pertama justru tidak kelihatan tanda-tandanya. Setelah 3 bulan baru terdeteksi. Mulai muncul gejala oportunisik," ujarnya Sabtu (2/12/2017).

Setelah masa inkubasi, mulailah stadium 1, stadium 2, stadium 3 dan stadium 4 dimana ketahanan tubuh penderita semakin menurun sehingga berbagai macam infeksi mudah menyerang.

Macam-macam infeksi yang menyerang seseorang yang rendah kadar antibodinya ini disebut infeksi oportunistik.

"Infeksi oportunistik adalah infeksi yang diakibatkan karena kekebalan tubuh yang menurun, pada kondisi normal itu tidak menyebabkan infeksi. Namun pada kondisi tubuh yang kekebalannya menurun maka akan terkena infeksi," jelas Dokter David.

Infeksi oportunistik dapat berupa gatal-gatal di kulit, herles zoster (dompo), infeksi toksoplasma, CMV.

"Mengalami Deman yang tidak jelas sebabnya, batuk yang lama karena infeksi TBC, diare kronis yaitu diare berkepanjangan, sering mengalami sariawan di dalam rongga mulut," tuturnya.

Stadium 4 adalah stadium terminal, dan karena banyak macam infeksi oportunistik sudah menyerang dan menimbulkan berbagai macam gejala, maka stadium 4 juga disebut AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome).

Perjalanan penyakit HIV-AIDS berjalan lambat 5-10 tahun, tergantung daya tahan seseorang.

Artinya seseorang dapat terinfeksi 5-15 tahun sebelum timbul gejala-gejala yang jelas.

"Jangan jauhi pasien HIV," pesannya. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul “Bisakah HIV Menular Lewat Ciuman Bibir? Simak Penjelasannya”, “Kenali Ini Faktor Risiko Penularan HIV”, dan “Ini Beberapa Tanda Seseorang Terinfeksi HIV”

 

Editor: Amirullah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved