Pemkab Abes Bantu Biaya Kuliah Hurairah

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersedia memberikan bantuan beasiswa bagi atlet hapkido, Hurairah (21)

Pemkab Abes Bantu Biaya Kuliah Hurairah
Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali bertemu atlet Hapkido, Hurairah (21) di Aula PDAM Tirta Montala, Jumat (10/8). Mawardi Ali akan memberikan beasiswa kelanjutan kuliah bagi atlet peraih dua medali emas dalam kejuaraan dunia Hapkido di Korea Selatan. SERAMBI/JALIMIN 

BANDA ACEH - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersedia memberikan bantuan beasiswa bagi atlet hapkido, Hurairah (21). Pemuda putus kuliah itu, meraih dua medali emas dalam kejuaraan dunia Hapkido yang digelar di Seoul, Korea Selatan, tanggal 28-29 Juli 2018 lalu.

Dalam pertemuan yang digelar di Aula PDAM Tirta Montala, Jumat (10/8) petang, Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali mengatakan, akan menanggung beasiswa untuk kelanjutan kuliah Hurairah. Hurairah yang selama ini menempuh pendidikan di UIN Ar-Raniry Banda Aceh tidak dapat melanjutkan kuliah, karena kekurangan biaya. “Bagi saya, Hurairah adalah spirit dan kebanggaan masyarakat Aceh Besar. Dan menjadi atlet pertama daerah ini yang memegang status juara dunia,” ujar Mawardi Ali.

Bupati Aceh Besar itu berjanji akan menanggung biaya kuliah lewat beasiswa dari Pemkab Aceh Besar hingga Hurairah selesai pendidikannya. Di samping membantu biaya pendidikan, Pemkab Aceh Besar juga berusaha menyediakan markas latihan dan perlengkapan berlatih bagi atlet hapkido. “Silakan pilih kuliah di Unsyiah, Unaya, UIN Ar-Raniry atau perguruan tinggi lainnya, kami akan membantu,” ujar Mawardi Ali.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Aceh Besar, Ridwan Jamil mengaku, ia sudah memfasilitasi Hurairah untuk bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga (Mempora) Nahrowi, di Jakarta. “Insya Allah, Hurairah akan terbang ke Jakarta untuk bertemu Menpora, Nahrawi dalam pekan ini,” ujar Ridwan Jamil.

Sementara Hurairah mengaku, ia ingin melanjutkan pendidikan di Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsyiah. Karena dalam prodi Penjaskesrek ini, ia dapat mengembangkan ilmu beladiri hapkido dan dapat menekuni hingga menjadi profesinya. “Kalau memungkinkan, saya ingin kuliah di Penjaskesrek Unsyiah, mudah-mudahan bisa,” ujar Hurairah yang bercita-cita jadi polisi.(min)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved