Rupiah Keok, Terendah Sejak Oktober 2015, Analis Prediksi Pelemahan Berlanjut Sampai Besok

Kalau kedua data tersebut dirilis negatif, ada potensi yuan melemah dan menyeret rupiah seiring dengan penguatan dollar

Rupiah Keok, Terendah Sejak Oktober 2015, Analis Prediksi Pelemahan Berlanjut Sampai Besok
Foto Kontan.co.id/Baihaki
Dollar AS menguat dan nilai tukar rupiah melemah 

SERAMBINEWS.COM - Sentimen eksternal kembali menyeret nilai tukar rupiah. Senin (13/8/2018), rupiah kembali terdampar ke level terendahnya sepanjang tahun ini terhadap dollar Amerika Serikat (AS).

Rupiah keok di tengah pekatnya dampak krisis ekonomi Turki yang ikut membebani pasar keuangan dalam negeri.

Mengutip Bloomberg, Senin (13/8), kurs rupiah melemah 0,9% ke level Rp 14.608 per dollar AS. Ini merupakan level terendah rupiah sejak Oktober 2015 lalu.

Baca: Kurs Rupiah Terjungkal Ke Rp 14.520 Per Dollar As, Posisi Terlemah Sejak Oktober 2015

Di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, kurs rupiah melemah lebih dalam lagi, yakni 1,01% ke level Rp 14.583 per dollar AS. Jumat lalu, kurs tengah rupiah masih di posisi Rp 14.437 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures Faisyal, menilai, depresiasi yang dialami mata uang lira turut menekan laju nilai tukar rupiah.

"Apalagi, rupiah juga masih dibebani sentimen solidnya perekonomian AS dan outlook kenaikan suku bunga The Fed pada September nanti," kata Faisyal, Senin (13/8).

Baca: Nilai Tukar Rupiah Gerus Cadangan Devisa, Ini Saran Ekonom 

Menurut Faisyal, krisis ekonomi Turki yang kian memburuk berpotensi membawa rupiah makin melemah pada perdagangan besok, Selasa (14/8/2018).

"Tapi, semoga pelemahan Lira tidak lebih dalam lagi setelah pemerintah Turki mengeluarkan rancangan rencana aksi ekonomi dan Presiden Erdogan mengimbau rakyatnya untuk menjual mata uang asing, terutama dollar AS," ujar Faisyal.

Selain sentimen Turki, pergerakan rupiah juga akan dipengaruhi oleh rilis sejumlah data perekonomian China, antara lain data produksi industri dan investasi aset tetap.

Baca: Dampak Terjungkalnya Rupiah, Perusahaan Mulai Kelimpungan, Utang Membengkak

Kalau kedua data tersebut dirilis negatif, ada potensi yuan melemah dan menyeret rupiah seiring dengan penguatan dollar.

Proyeksi Faisyal, besok, rupiah masih akan melanjutkan pelemahan dan bergerak dalam rentang Rp 14.550-Rp 14.650 per dollar AS.(*)

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Pelemahan rupiah masih akan berlanjut besok

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved