Kesehatan

Susu Kental Manis Masih Boleh Dikonsumsi, Asal Secara Proporsional

Susu kental manis juga memiliki kandungan energi yang diperlukan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Susu Kental Manis Masih Boleh Dikonsumsi, Asal Secara Proporsional
Ngopibareng.id
Susu Kental Manis 

“Susu kental manis tidak masalah dikonsumsis secara proporsional. Tapi kalau sudah berlebih, apapun juga tidak boleh,” lanjut Ir. Ahmad Syafiq M.Sc., pakar gizi sekaligus Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Universitas Indonesia.

Menurutnya, susu kental manis sebagai minuman harus dicampur dengan air, sehingga setelah dilarutkan sesuai dengan saran penyajian, minuman tersebut memiliki kadar lemak susu tidak kurang dari 3,5 gram, total padatan susu bukan lemak tidak kurang dari 7,8 gram, dan kadar protein tidak kurang dari 3 gram.

“Siapa saja boleh mengonsumsi susu kental manis dalam jumlah tidak berlebihan. Namun perlu diingat, susu kental manis tidak cocok untuk bayi dan bukan untuk menggantikan ASI,” lanjutnya.

Sementara anggota dewan pengurus pusat persatuan ahli gizi (PERSAGI) DR. Marudut Sitompil MPS menjelaskan bahwa hingga kini tidak ada data yang menyebutkan bahwa susu kental manis dapat menimbulkan diabetes atau obesitas.

Oleh karena itu, edukasi gizi merupakan tanggung jawab bersama.

Apalagi, ditambahkan oleh Ketua Pergizi Pangan Prof. Dr. Ir. Hardinsyah MS., “Dari sudut pandang sosial, keberadaan susu kental manis sampai saat ini masih menjadi pilihan keluarga bagi kebutuhan konsumsi susu di kalangan masyarakat”. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Asal Proporsional, Susu Kental Manis Masih Boleh Dikonsumsi

 

Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help