Harapan Rakyat pada Wali Kota Subulussalam Terpilih

Wali kota dan wakilnya diharapkan mampu memprioritaskan program-program untuk direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini

Harapan Rakyat pada Wali Kota Subulussalam Terpilih
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
PASANGAN Affal Alfian Bintang/Salmaza menunjukan tampak kompak saat menggelar konferensi pers, Rabu (27/6/2018) di kediamannya. 

Kerenggangan nyata juga sempat terjadi antara kubunya dengan paslon pesaing. Situasi ini jelas menggiring mereka dalam suasana politik cukup rumit.

Karenanya, dengan komunikasi yang baik akan menjadi solusi untuk menyatukan masyarakat di kota hasil pemekaran dari kabupaten Aceh Singkil ini.

Baca: Tergelincir, Fuso Tabrak Tiang Listrik di Subulussalam Persis di Lokasi Kecelakaan Bus Harapan Indah

Subulussalam yang mekar pada 2 Januari 2007 lalu, memang diakui masih jauh tertinggal dibandingkan dengan daerah lain.

Namun, selama konsep dalam membangun Subulussalam mengedepankan kepentingan rakyat di atas segala-galanya. Tentunya rakyat akan ikut merencanakan pembangunan Subulussalam ke depan.

Dr.H Syahyuril, Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim (ICMI) Orda Subulussalam kepada Serambinews.com, Rabu (15/8/2018) mengatakan, Affan Alfian Bintang/Salmaza diharapkan membawa angin segar untuk daerah itu lima tahun ke depan.

Banyak tumpuan dan harapan yang disampaikan masyarakat, baik itu masalah sosial, ekonomi dan penegakan hukum termasuk keagamaan yang tak kalah pentingnya.

Baca: BREAKING NEWS - Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Sengketa Pilkada Subulussalam

Menurut Syahyuril yang juga Ketua PD Muhammadiyah Subulussalam, salah satu dari persoalan terkait ekonomi, agama, kesehatan dan pendidikan serta persoalan sosial. Ragam persoalan ini dinilai merupakan hal krusial yang tidak dapat terpisahkan.

Pemerintah diharapkan bukan sekadar membangun fisik tetapi juga memberikan pelayanan terbaik dalam hal kesehatan dan pendidikan termasuk ekonomi.

Dikatakan, seberapa hebatpun gedung rumah sakit yang dibangun jika pelayanan tenaga medis di sana tidak baik bahkan menjadi momok menakutkan bagi pasien maka sama artinya sia-sia.

Pun demikian dengan masalah pendidikan, pemerintah harus mampu menciptakan guru yang handal yang benar-benar memiliki tanggungjawab moril dalam mencerdaskan anak bangsa.

Baca: Minibus Harapan Indah Terguling di Gunung Rikit, Subulussalam, Sejumlah Penumpang Luka-luka

Halaman
1234
Penulis: Khalidin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved