Keuchik Bumi Sari Nagan Raya Ungkap Identitas Oknum Warga Pelaku Pengeroyoknya

Menurutnya, aksi pengeroyokan itu dilakukan oleh satu keluarga dan bukan warga secara umum.

Keuchik Bumi Sari Nagan Raya Ungkap Identitas Oknum Warga Pelaku Pengeroyoknya
ILUSTRASI 

Laporan Sa’dul Bahri | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA KAMUE – Plt Keuchik Bumi Sari, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Amren Aris mengungkap oknum warga yang telah melakukan pemukulan terhadap dirinya pada Senin (14/8/2018), sekitar pukul 21.00 WIB.

Menurutnya, aksi pengeroyokan itu dilakukan oleh satu keluarga dan bukan warga secara umum.

“Para pelaku pengeroyokan terhadap saya dilakukan oleh oknum warga yaitu keluarga dari mantan Keuchik Bumi Sari, jumlah mereka mencapai 8 orang yang terdiri dari anak, ponakan dan adiknya dan adik sepupunya, dan mereka menghadang saya saat hendak menuju ke tempat rapat pelaksanaan HUT RI di desa kita ini,” ungkap Amren Aris, Plt Keuchik Bumi Sari kepada Serambinesw.com, Rabu (15/8/2018).

Baca: 3 Wanita Keroyok Kekasihnya yang Playboy, Ngaku Miliki Perusahaan Tambang, Begini Awalnya Terungkap

Disebutkan, korban dihadang di jalan yang tidak jauh dari lokasi pelaksanaan rapat pada malam itu.

Sehingga akibat kejadian itu pihaknya sempat tidak sarkan diri setelah dihantam dengan batu di kepala yang disertai pukulan kepalan tangan yang bertubi-tubi ke tubuhnya.

Ia menambahkan, selain dirinya yang menjadi korban juga ada dua warga lainnya yang ikut menjadi korban pemukulan yang saat itu berada dibelakangnya yang juga hendak menuju ke tempat rapat.

Baca: Dua Polisi Dikeroyok di Cijantung, Ini Penjelasan dan Arahan Kadiv Humas Polri

Sebelumnya diberitakan, nama Plt Keuchik Bumi Sari Amren Aris bukan Amren Rais sebagaimana yang tertulis pada berita sebelumnya.

“Kita tidak tau apa masalahnya, hingga mereka menyerang saya secara tiba-tiba, jika saya ditutuh sebagai pengurus partai, sebelumnya saya sudah mundur dari kepengurusan partai. Saya berharap kepada aparat keamanan agar oknum warga yang sudah melakukan pemukukan terhadap saya dan dua warga lainnya supaya segera di usut tuntas,” harap Amren Aris. (*)

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved