PKA 7

Nagan Raya Pamerkan Kupiah Meukeutop

Kabupaten Nagan Raya memamerkan kerajinan tangan berupa kupiah meukeutop yang dibuat langsung di Museum Aceh

Nagan Raya Pamerkan Kupiah Meukeutop
Nagan Raya menampilkan menu olahan produk lokal berupa Es Labu dan Labu Keurabee pada lomba cipta menu dan cita rasa dari bahan pangan produk lokal di Stan Anjongan Nagan Raya, Sabtu (11/8), pada PKA 7 di Taman Ratu Syafiatuddin Banda Aceh. 

SUKA MAKMUE - Kabupaten Nagan Raya memamerkan kerajinan tangan berupa kupiah meukeutop yang dibuat langsung di Museum Aceh, Banda Aceh, dalam Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII, Senin (13/8).

Berbagai anyaman tangan tampak berjejer di atas meja pameran untuk dilombakan mulai dari bentuk keranjang, mangkuk, hiasan dinding, peci, kotak tisu, topi hingga yang paling kontras ‘Kupiah Meukeutop’ topi khas adat Aceh yang dikerjakan langsung oleh pengerajin anyaman Nagan Raya. Anyaman yang dibuat oleh dua orang pengrajin Risna Puspita dan Selvicut Pitriyani berasal dari siswa SMAN 2 Kuala Nagan Raya.

Mereka membuat Kupiah Meukeutop itu dari bahan dasar bambu, rotan dan benang merah yang mewarnai kupiah meukeutop itu.

Sementara itu Halaina, selaku pendamping pengerajin anyaman kotingen Nagan Raya menyebutkan alasan dari pemilihan bentuk kupiah meukeutop tersebut untuk mengenang sosok Pahlawan Nasional Teuku Umar yang mengenakan kupiah meukeutop selama dalam perjuangan melawan penjajah Belanda.

“Kita pilih kupiah meukeutop ini supaya kita bisa mengenang jasa pahlawan dan generasi baru bahwa ada sosok pahlawan berasal dari Pantai Barat Selatan-Aceh yang sangat berperan dalam perjuangan dulu,” ujarnya. Selain dipamerkan, kerajinan anyaman tersebut juga dijual kepada setiap pengunjung.(c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved