Viral Medsos

Aksi Bocah SMP Panjat Tiang Bendera Selamatkan Upacara Kemerdekaan Indonesia, Ditonton Jutaan Kali

Video tentang aksi berani seorang anak di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, membuat netizen terharu.

Aksi Bocah SMP Panjat Tiang Bendera Selamatkan Upacara Kemerdekaan Indonesia, Ditonton Jutaan Kali
Facebook Ika Silalah
Anak panjat tiang bendera 

Menurut Luan, terlepasnya tadi bendera tersebut, akibat kesalahan salah seorang anggota Paskibraka yang salah memasuki tali pada bendera tersebut.

Pada saat tali terlepas, dua anggota Paskibraka tetap mengibarkan bendera dan para peserta tetap memberikan penghormatan dan menyanyikan lagu "Indonesia Raya".

Setelah tali yang tersangkut di ujung tiang bendera berhasil dilepas oleh Yohanes, bendera kemudian berhasil dipasang kembali.

Bendera lalu dikibarkan oleh tiga orang anggota paskibraka, tanpa menyanyikan lagu "Indonesia Raya".

 
"Anak ini bagi saya adalah pahlawan kita hari ini, karena telah menyelamatkan keadaan," ucapnya.

Dalam upacara itu kata Luan, para peserta berasal dari Kementerian Luar Negeri, TNI, Kepolisian, Pemda Belu, Kecamatan dan para pelajar di Kecamatan Tasifeto Timur.

Pada video berdurasi 1 menit 59 detik yang diperoleh Kompas.com, terlihat Yohanes sempat berhenti saat sudah berada di tengah tiang. 

Sempat terdengar ada permintaan melalui pengeras suara agar Yohanes segera turun. Namun, Yohanes tetap memanjat, hingga akhirnya tiba di puncak dan berhasil membawa turun ujung tali.

Saat berada di ujung tiang bendera, terdengar tepuk tangan riuh dari para peserta upacara. Begitu juga ketika Yohanes turun dari tiang bendera, terdengar tepuk tangan yang meriah.

Baca: Meriahkan HUT Ke 73 RI, Emak-emak di Gampong Ateuk Jawo Ikut Lomba Kukur Kelapa

Baca: Sambut HUT RI Ke 73, Enam Karyawan PAG Terima Penghargaan

Selain aksi Yohannes, aksi Serma Timbul Prawoto juga viral. 

Aksi heroik Serma Timbul Prawoto (40), dalam upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kemerdekaan RI di Lapangan Barepan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (17/8/2018) menuai pujian.

Anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 20 Cawas, Kodim 0723/Klaten ini secara spontan naik tiang bendera untuk menyelematkan tali bendera yang lepas saat upacara Hari Kemerdekaan RI.

Aksi Serma Timbul Prawoto memanjat tiang bendera viral di media sosial (medsos), setelah video yang memperlihatkan aksinya diunggah di akun Instagram @Kabarklaten.

Serma Timbul menceritakan, awalnya pelaksanaan upacara bendera berjalan lancar hingga petugas bendera mendekat ke arah tiang.

Ketika akan membentangkan bendera merah putih, cincin kait bagian atas yang sudah dikaitkan ke ujung bendera terlepas.

Dampaknya, tali itu tertarik ke atas sampai ujung tiang dan bendera merah putih tidak dapat dikibarkan.

"Naluri saya sebagai seorang prajurit harus tanggap dan cekatan untuk memuluskan kejadian tadi (tali bendera lepas)," kata Serma Timbul kepada Kompas.com.

Serma Timbul yang saat itu menjadi perwira upacara dan berada tak jauh dari tiang bendera, spontan memanjat tiang bendera setinggi 9 meter itu untuk meraih tali yang terlepas.

"Talinya saya tarik ke bawah saya kaitkan lagi ke bendera. Petugas Paskibraka kemudian menaikkan lagi sampai di unjung tiang bendera. Tepat lagu Indonesia Raya selesai bendera merah putih berkibar di ujung tiang," kata dia.

Berkat kesigapannya, upacara pengibaran bendera peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI akhirnya dapat dilanjutkan tepat lagu kebangsaan Indonesia Raya selesai. Bendera merah putih pun bisa berkibar sampai di tiang tertinggi.

"Intinya itu, saya harus menyelamatkan bendera merah putih itu harus berkibar. Tidak tahu nanti tiang itu bagaimana kejadiannya, pokoknya saya harus mengambil tali itu kembali," ucap Serma Timbul.

Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Inf Eko Setyawan mengapresiasi sikap Serma Timbul yang tanggap dan cekatan memanjat tiang bendera sehingga pelaksanaan upacara bendera peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI tetap berlangsung.

"Serma Timbul Prawoto ini merupakan prajurit yang cakap dan cerdas. Di saat kondisi seperti itu (tali bendera lepas) dia langsung memanjat tiang dan mengambil talinya. Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada dia," kata Eko.

"Ini yang selalu kami tekankan kepada anggota. Harus bisa memberikan solusi suatu permasalahan di tengah-tengah masyarakat," ujarnya lagi.

Baca: Lima Bulan Petugas Medis RSUD SIM Nagan Raya tidak Terima Gaji

Baca: Sanggar Pegayon Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok

Editor: faisal
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved